Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Perbaikan Pasca Galodo Lambat, Halte dan Drainase Pasar Baru Unand Masih Rusak

Mengki Kurniawan • Sabtu, 13 Desember 2025 | 13:20 WIB

Perbaikan pascagalodo di Pasar Baru UNAND Padang lambat, halte bus dan drainase masih rusak, Sabtu (13/12/2025). Warga dan mahasiswa minta penanganan secepatnya. (Foto: Mengki Kurniawan/Padeks)
Perbaikan pascagalodo di Pasar Baru UNAND Padang lambat, halte bus dan drainase masih rusak, Sabtu (13/12/2025). Warga dan mahasiswa minta penanganan secepatnya. (Foto: Mengki Kurniawan/Padeks)
PADEK.JAWAPOS.COM—Perbaikan fasilitas umum dan infrastruktur vital di kawasan Pasar Baru Universitas Andalas (Unand), Kecamatan Pauh, Kota Padang, dilaporkan masih berjalan lambat pascabanjir bandang atau galodo yang terjadi akhir November lalu.

Salah satu fasilitas yang belum berfungsi normal adalah Halte Bus Sendik di sepanjang Jalan Dr. Moh. Hatta.

Halte tersebut kini tertutup lumpur, potongan kayu, dan tumpukan sampah sisa banjir sehingga tidak dapat digunakan oleh mahasiswa dan warga.

Kondisi halte yang rusak parah disertai bau tidak sedap membuat pengguna angkutan umum enggan mendekat.

Akibatnya, mahasiswa terpaksa menunggu bus atau angkot di lokasi lain yang lebih jauh dan kurang aman.

“Dulu saya selalu menunggu di sini. Sekarang kondisinya kotor dan baunya menyengat, jadi tidak nyaman,” kata Latifa Ismi Putri (20), mahasiswi UNAND, Sabtu (13/12/2025).

Selain halte, sistem drainase di sekitar Pasar Baru UNAND juga masih tersumbat lumpur dan material banjir.

Kondisi ini dinilai berpotensi menimbulkan genangan kembali serta mengancam kesehatan lingkungan jika hujan deras turun.

Warga setempat telah melakukan pembersihan secara swadaya dengan gotong royong.

Namun, keterbatasan peralatan dan tenaga membuat pembersihan belum maksimal, terutama pada fasilitas publik dan drainase utama.

“Kami sudah berusaha membersihkan sebisanya, tapi lumpurnya terlalu banyak. Kami butuh bantuan alat berat dan truk,” ujar Syafri (44), warga terdampak, Sabtu (13/12/2025).

Menurut Syafri, tumpukan material di pinggir Jalan Dr. Moh. Hatta juga mengganggu arus lalu lintas dan berpotensi membahayakan pengguna jalan.

Warga dan mahasiswa berharap Pemerintah Kota Padang serta dinas terkait segera turun tangan mempercepat rehabilitasi fasilitas umum, khususnya Halte Sendik dan sistem drainase Pasar Baru Unand, agar kembali berfungsi normal.(CR3)

Editor : Hendra Efison
#galodo Padang #Pasar Baru UNAND #Halte Sendik rusak #drainase tersumbat Padang