Dua kawasan yang terdampak cukup parah yakni Kelurahan Gurun Laweh, Kecamatan Nanggalo, serta Batu Busuk, Kelurahan Lambung Bukit, Kecamatan Pauh. Tim gabungan melakukan evakuasi seiring meningkatnya debit air.
Di Kelurahan Gurun Laweh, banjir merendam permukiman warga RT 02/RW 02. Sebanyak 22 orang dievakuasi ke SDN 07 Gurun Laweh sebagai lokasi pengungsian sementara.
“Kami masih memastikan seluruh warga terdampak sudah dievakuasi ke tempat aman,” ujar Camat Nanggalo, Amrizal Rengganis, Minggu (14/12/2025).
Sementara itu di Kecamatan Pauh, banjir bandang susulan terjadi di kawasan Batu Busuk pada sore hari. Tim gabungan BPBD, TNI/Polri, SAR Kota Padang, dan TRC Semen Padang dikerahkan ke lokasi.
Camat Pauh, Titin Masfetrin, mengatakan proses evakuasi warga terus dilakukan. “Untuk warga yang terdampak sudah kita evakuasi ke tempat aman,” katanya, Minggu sore.
Sebanyak delapan warga dilaporkan sempat terjebak banjir bandang susulan di Batu Busuk. Proses evakuasi berlangsung antara pukul 16.00 hingga 18.00 WIB di tengah arus deras dan hujan dengan intensitas tinggi.
Salah satu warga yang berhasil dievakuasi adalah Feby (16), warga Pangka Jambatan Batu Busuk RT 03/RW 04. Ia terjebak di rumah tetangganya sebelum diselamatkan oleh warga dan petugas.
Wakil Ketua DPRD Sumatera Barat Evi Yandri dan Sekretaris Daerah Kota Padang Andre Algamar turut memantau langsung proses evakuasi di lokasi.
“Alhamdulillah, delapan warga yang terjebak banjir telah berhasil dievakuasi dengan selamat,” kata Evi Yandri.
Sekda Kota Padang Andre Algamar mengimbau warga tetap waspada terhadap potensi banjir susulan. Pemerintah daerah memastikan pemantauan dan bantuan terus dilakukan sesuai perkembangan situasi.(*)
Editor : Hendra Efison