Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Pascabanjir Kototangah, Pemko Padang Siapkan Ruang Belajar Alternatif untuk Siswa

Adetio Purtama • Jumat, 19 Desember 2025 | 10:59 WIB

Wali Kota Padang, Fadly Amran, meninjau langsung PPMTI Batang Kabung dan SD Negeri 49 Batang Kabung yang terdampak banjir di Kecamatan Kototangah beberapa waktu lalu.
Wali Kota Padang, Fadly Amran, meninjau langsung PPMTI Batang Kabung dan SD Negeri 49 Batang Kabung yang terdampak banjir di Kecamatan Kototangah beberapa waktu lalu.
PADEK.JAWAPOS.COM–Wali Kota Padang, Fadly Amran, meninjau langsung Pondok Pesantren Madrasah Tarbiyah Islamiyah (PPMTI) Batang Kabung dan SD Negeri 49 Batang Kabung yang terdampak banjir di Kecamatan Kototangah beberapa waktu lalu.

Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi sarana dan prasarana pendidikan serta menyiapkan solusi sementara agar kegiatan belajar mengajar tetap dapat berjalan.

Dalam kunjungan itu, Fadly Amran melihat secara langsung kondisi ruang belajar, fasilitas pendukung pendidikan, serta lingkungan sekolah yang terdampak bencana hidrometeorologi.

Beberapa ruang kelas terlihat terdampak banjir, sementara lingkungan sekitar sekolah masih memerlukan pembersihan agar kembali layak digunakan.

Selain melakukan peninjauan, Wali Kota Padang juga berdialog dengan pengelola pondok pesantren dan pihak sekolah. Dalam dialog tersebut, pengelola menyampaikan sejumlah keluhan dan kebutuhan mendesak, mulai dari pembersihan lingkungan sekolah hingga kebutuhan tempat alternatif untuk kegiatan belajar mengajar sementara.

Didampingi Camat Kototangah, Fizlan Setiawan, Fadly Amran menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Padang tengah menyiapkan sejumlah solusi sementara agar proses pembelajaran tidak terhenti.

Ia menegaskan, hak anak-anak untuk mendapatkan pendidikan harus tetap terpenuhi meskipun berada dalam kondisi pascabencana.

“Pemerintah Kota Padang sedang menyiapkan solusi sementara agar proses belajar mengajar tetap dapat dilaksanakan. Di antaranya dengan pemanfaatan ruang belajar darurat, pengaturan jadwal belajar secara bergilir, serta penggunaan fasilitas umum yang aman dan memungkinkan untuk kegiatan pendidikan,” ujar Fadly Amran.

Ia menambahkan, langkah-langkah tersebut bersifat sementara sambil menunggu proses pemulihan dan perbaikan sarana pendidikan yang terdampak banjir dapat diselesaikan secara bertahap.

Camat Kototangah, Fizlan Setiawan, menyatakan pihak kecamatan siap mendukung penuh langkah yang diambil Pemerintah Kota Padang.

Ia memastikan koordinasi dengan pihak kelurahan serta perangkat daerah terkait akan terus dilakukan guna menyiapkan lokasi belajar alternatif yang aman dan kondusif.

“Kami akan membantu menyiapkan lokasi alternatif serta memastikan lingkungan belajar sementara tetap aman dan kondusif bagi siswa,” ujarnya.

Selain menyiapkan solusi pembelajaran sementara, Pemerintah Kota Padang juga melakukan pendataan terhadap tingkat kerusakan fasilitas pendidikan serta jumlah siswa yang terdampak banjir.

Pendataan tersebut akan menjadi dasar dalam menentukan kebijakan lanjutan, baik terkait mekanisme pembelajaran sementara maupun perbaikan permanen sarana dan prasarana sekolah.

Wali Kota Padang menegaskan komitmen Pemerintah Kota Padang untuk memastikan proses pendidikan anak-anak tetap berjalan di tengah kondisi pascabencana. Menurutnya, upaya pemulihan sarana pendidikan akan dilakukan secepat mungkin sesuai dengan kemampuan dan ketentuan yang berlaku.

“Kita carikan solusi terbaik agar anak-anak tetap bisa belajar sambil menunggu pemulihan sarana pendidikan selesai dilakukan,” pungkas Fadly Amran. (*)

Editor : Adetio Purtama
#siswa #Pascabanjir #Kototangah #alternatif #pemko padang #ruang belajar