Peristiwa ini menyebabkan kerugian material yang ditaksir mencapai Rp40 juta.
Kepala Bidang Operasi dan Sarana Prasarana Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, Rinaldi, mengatakan laporan kebakaran diterima pada pukul 01.08 WIB.
Petugas langsung bergerak dua menit kemudian dan tiba di lokasi pada pukul 01.15 WIB.
“Unit kami langsung berangkat dua menit setelah laporan diterima,” ujar Rinaldi, Jumat pagi.
Berdasarkan keterangan saksi mata, api pertama kali terlihat dari salah satu bangunan warung yang berada di tepi jalan dekat kawasan Pantai Padang (Taplau).
Saksi kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang.
Petugas mengerahkan tiga unit armada pemadam kebakaran dengan total 50 personel. Jarak tempuh dari pos pemadam ke lokasi kejadian sekitar 3,1 kilometer.
Api berhasil dipadamkan dalam waktu 32 menit, dan operasi pemadaman dinyatakan selesai pada pukul 01.40 WIB.
Dua bangunan yang terbakar diketahui milik Anton (57), yang digunakan sebagai tempat penyimpanan barang dagangan, serta Zaknesia (52), seorang ibu rumah tangga yang berjualan sarapan pagi di lokasi tersebut.
Luas area yang terbakar diperkirakan sekitar 8 x 10 meter persegi.
Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian ini. Rinaldi menegaskan, nilai kerugian material akibat kebakaran ditaksir mencapai Rp40 juta.
Selain memadamkan api, petugas juga berhasil menyelamatkan empat petak warung lain di sekitar lokasi.
Nilai aset yang berhasil diselamatkan diperkirakan mencapai Rp100 juta, dengan area terancam seluas sekitar 30 x 40 meter persegi.
“Lokasi berada di kawasan padat penduduk dan cukup ramai, namun api dapat dikendalikan sehingga tidak meluas,” kata Rinaldi. (CC1)
Editor : Hendra Efison