Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Hujan Lebat Picu Banjir di Tunggulhitam Padang, Akses Simpang–Dadok Lumpuh

Randi Zulfahli • Jumat, 2 Januari 2026 | 18:06 WIB

Banjir melanda Tunggulhitam Padang akibat hujan lebat dan luapan Batang Kuranji. Akses Simpang–Dadok lumpuh, air capai 50 sentimeter, Jumat (2/1/2026) sore. (Foto: Randi Z/Padeks)
Banjir melanda Tunggulhitam Padang akibat hujan lebat dan luapan Batang Kuranji. Akses Simpang–Dadok lumpuh, air capai 50 sentimeter, Jumat (2/1/2026) sore. (Foto: Randi Z/Padeks)
PADEK.JAWAPOS.COM—Curah hujan berintensitas tinggi yang mengguyur Kota Padang, Sumatera Barat, sejak Kamis malam (1/1/2026) hingga Jumat sore (2/1/2026) menyebabkan banjir di sejumlah titik, termasuk kawasan Tunggulhitam, Kecamatan Padang Utara.

Banjir terjadi akibat luapan Sungai Batang Kuranji yang menggenangi permukiman warga dan badan jalan utama penghubung Simpang Tunggulhitam–Dadok Tunggulhitam–Kurao Pagang.

Ketinggian air di ruas jalan tersebut terpantau mencapai sekitar 40 hingga 50 sentimeter, sehingga melumpuhkan arus lalu lintas kendaraan roda dua dan mobil pribadi.

“Hanya kendaraan bertubuh besar yang masih bisa melintas, sementara sepeda motor banyak yang mogok,” ujar Riki (41), pekerja yang terdampak banjir, Jumat (2/1/2026).

Riki mengaku sepeda motornya mati total setelah nekat menerobos genangan air.
“Saya kira airnya dangkal, ternyata cukup dalam sampai merendam badan motor,” katanya.

Ia menyebutkan, sejumlah pengendara lain mengalami kondisi serupa karena terjebak di tengah genangan.

Untuk mengurangi kepadatan lalu lintas, arus kendaraan sementara dialihkan melalui jalan tepian sungai di sekitar Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tunggulhitam. Sebagian pengendara memilih putar balik demi alasan keselamatan.

Luapan Batang Kuranji juga merendam area TPU Tunggulhitam. Berdasarkan pantauan di lokasi pada Jumat pukul 17.35 WIB, ketinggian air di area pemakaman mencapai sekitar 30 hingga 80 sentimeter.

“Kami melihat air naik cepat sejak pagi karena hujan tidak berhenti dan aliran dari hulu sangat deras,” kata Nedya (39), warga setempat.

Dampak banjir turut dirasakan warga di sepanjang bantaran Sungai Batang Kuranji, khususnya di Kelurahan Air Tawar Timur, Kecamatan Padang Utara.

Putri (34), warga terdampak, mengatakan air mulai masuk ke rumahnya setinggi mata kaki.
“Kami sudah menaikkan perabotan rumah tangga sebagai antisipasi jika air terus naik,” ujarnya.

Hingga Jumat sore, hujan masih mengguyur Kota Padang. Warga di wilayah rawan banjir diminta tetap waspada terhadap potensi luapan sungai susulan. (CC1)

Editor : Hendra Efison
#sungai Batang Kuranji #Tunggulhitam Padang #banjir padang #Banjir Sumatera Barat 2026