Banjir Kuranji, PT Semen Padang Turunkan Alat Berat ke Gunung Nago
Hendra Efison• Senin, 5 Januari 2026 | 13:06 WIB
PT Semen Padang mengerahkan satu unit ekskavator ke Gunung Nago, Pauh, Kota Padang, untuk menangani abrasi dan banjir di Sungai Batang Kuranji. PT Semen Padang mengerahkan satu unit ekskavator ke Gunung Nago, Kelurahan Lambung Bukit, Kecamatan Pauh, Kota Padang, untuk menangani dampak banjir dan abrasi Sungai Batang Kuranji, Kamis–Jumat awal Januari 2026.
PADEK.JAWAPOS.COM— PT Semen Padang mengerahkan satu unit alat berat jenis ekskavator ke kawasan Gunung Nago, Kelurahan Lambung Bukit, Kecamatan Pauh, Kota Padang, untuk membantu penanganan dampak banjir dan abrasi di aliran Sungai Batang Kuranji, awal Januari 2026.
Pengerahan alat berat dilakukan menyusul tergerusnya tebing dan badan sungai akibat derasnya aliran air dalam beberapa waktu terakhir, yang berpotensi mengancam permukiman warga di bantaran sungai.
Koordinator Lapangan Posko Semen Padang Peduli, Ferdy Dinardo, mengatakan pekerjaan difokuskan pada normalisasi alur sungai dan penguatan tebing yang mengalami pengikisan.
“Kami menurunkan alat berat untuk mencegah pengikisan dinding sungai agar tidak memperluas kerusakan, terutama di area perumahan warga,” kata Ferdy.
Ia menambahkan, normalisasi diharapkan dapat mengembalikan alur sungai dan mengurangi risiko banjir susulan di wilayah tersebut.
Ferdy menjelaskan ekskavator sebelumnya digunakan di kawasan Batu Busuak, lalu digeser ke Gunung Nago pada Kamis (1/1/2026) malam.
“Untuk sementara alat belum bisa bekerja karena debit air masih tinggi. Kami menunggu kondisi air surut agar pekerjaan bisa dilakukan,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, mengatakan pengerahan alat berat merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan Semen Padang Peduli.
“Kami berharap bantuan ini dapat berdampak langsung sehingga masyarakat bisa kembali beraktivitas dengan aman,” kata Win.
Win menambahkan, PT Semen Padang yang merupakan bagian dari SIG akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait dan memantau kondisi lapangan guna mempercepat pemulihan pascabencana.(*)