Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Padang Rawan Banjir dan Longsor, Gelar Pelatihan Siaga Bencana untuk Tingkatkan Kesiapsiagaan Warga

Heri Sugiarto • Senin, 19 Januari 2026 | 23:55 WIB

Wawako Padang Maigus Nasir membuka Pelatihan Kelurahan Siaga Bencana Ulak Karang Selatan di Padang, Senin (19/1/2026).(Foto: Prokopim)
Wawako Padang Maigus Nasir membuka Pelatihan Kelurahan Siaga Bencana Ulak Karang Selatan di Padang, Senin (19/1/2026).(Foto: Prokopim)
PADEK.JAWAPOS.COM-Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir secara resmi membuka Pelatihan Kelurahan Siaga Bencana bagi Kelurahan Ulak Karang Selatan yang diinisiasi oleh Daulat Institute di Pangeran Beach Hotel Padang, Senin (19/1/2026).

Kegiatan yang berlangsung 19–21 Januari 2026 ini diikuti 39 peserta dari KSB Laut Biru, unsur kelurahan, dan pihak terkait.

Maigus menegaskan bahwa Kota Padang merupakan salah satu daerah dengan tingkat kerawanan bencana tertinggi di Indonesia. Oleh karena itu, kolaborasi lintas sektor sangat diperlukan untuk memperkuat upaya mitigasi maupun kesiapsiagaan masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada PLN UIP Sumbagteng dan Daula Institut yang telah menginisiasi pelatihan ini,” ujarnya.

Selain itu, ia mengingatkan bahwa banjir dan tanah longsor pada akhir November 2025 serta awal Januari 2026 menyebabkan kerusakan infrastruktur, jaringan irigasi, lahan pertanian, dan fasilitas umum.

Situasi tersebut menjadi perhatian serius pemerintah agar dampak kejadian serupa dapat diminimalkan.

Kolaborasi Pemerintah dan Dunia Usaha Jadi Kunci

Menurut Maigus, kerja sama antara pemerintah daerah, institusi, dunia usaha, dan masyarakat merupakan hal yang mutlak.

Di sisi lain, ia mengingatkan bahwa upaya penanggulangan bencana tidak hanya berkaitan dengan respons, tetapi juga penyelamatan lingkungan jangka panjang. “Penguatan kerja sama sangat penting dalam menyelamatkan masa depan lingkungan,” tegasnya.

Sementara itu, Manager PLN Unit Pelaksana Proyek (UPP) Sumbagteng II Iwan Arif Setiyawan menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari Program TJSL PLN.

Program tersebut diarahkan untuk memperkuat ketahanan sosial di wilayah berisiko bencana, termasuk Kota Padang. “Kami berharap pelatihan ini menjadi sarana pembelajaran yang bermanfaat,” ujarnya.

Selain memberikan pelatihan, PLN juga mendorong peningkatan koordinasi antar pihak serta penegasan peran masing-masing dalam upaya pengurangan risiko bencana di tingkat kelurahan.

Dengan demikian, warga dapat lebih siap menghadapi kondisi darurat.

Tindak Lanjut Pelatihan Siaga Bencana

Perwakilan Daulat Institut Andri Rusta menyampaikan bahwa setelah pelatihan, sejumlah agenda tindak lanjut akan dilaksanakan.

Langkah tersebut meliputi penyusunan peta kesiapsiagaan bencana, penanaman pohon pelindung, serta penyerahan bantuan peralatan kebencanaan dari PLN Peduli.

Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat kapasitas KSB Laut Biru sebagai garda terdepan dalam respons awal bencana di Kelurahan Ulak Karang Selatan.

Dengan adanya rencana tindak lanjut tersebut, proses pembelajaran yang diberikan selama pelatihan dapat terus berlanjut dan memberi dampak nyata bagi masyarakat.(*)


Editor : Heri Sugiarto
#Maigus Nasir #kelurahan siaga bencana #mitigasi bencana #pelatihan #pln