Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 12.51 WIB tersebut menghanguskan empat petak bangunan, termasuk satu unit rumah makan Ampera Azzahra dan tiga unit rumah tinggal.
Kepala Bidang Operasi dan Sarana Prasarana Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, Rinaldi, menyampaikan bahwa pihaknya menerima laporan kejadian pada pukul 12.51 WIB.
"Unit pemadam kami langsung bergerak satu menit kemudian dan tiba di tempat kejadian perkara (TKP) pukul 12.54 WIB," ujar Rinaldi.
Petugas Damkar mengerahkan lima unit kendaraan pemadam dan 75 personel dari Peleton A untuk menangani kejadian tersebut.
Jarak tempuh dari pos Damkar ke lokasi kejadian sekitar 1,3 kilometer. Api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 13.30 WIB, atau sekitar 38 menit sejak kedatangan petugas di lokasi.
Berdasarkan keterangan saksi mata di lokasi, Warlis (66), api pertama kali terlihat muncul dari arah salah satu rumah warga.
Melihat kobaran api yang cepat membesar di kawasan padat penduduk tersebut, saksi segera menghubungi petugas pemadam kebakaran.
"Kebakaran ini mengakibatkan empat petak bangunan dengan luas sekitar 750 meter persegi ludes terbakar. Dampak material yang ditaksir mencapai Rp500 juta," jelas Rinaldi.
Meski demikian, petugas berhasil menyelamatkan aset senilai kurang lebih Rp2 miliar dan mencegah api meluas ke tujuh bangunan rumah serta toko di sekitar lokasi yang berpotensi terdampak dengan total luas area 1.500 meter persegi.
Musibah ini menimpa tiga pemilik bangunan. Pertama, Jusmardiati (59), ibu rumah tangga pemilik rumah makan Ampera Azzahra sekaligus rumah panggung. Kedua, Jasmanel (60), seorang Pegawai Negeri Sipil. Ketiga, Dasril Dahlan (73), pensiunan.
Sebanyak 10 orang dari empat kepala keluarga kehilangan tempat tinggal akibat peristiwa ini. Namun tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian tersebut.
Pihak Damkar Kota Padang mencatat bahwa dua unit rumah tinggal dan satu unit rumah makan Ampera mengalami kerusakan berat.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti munculnya api masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian.
Situasi di lokasi kejadian saat ini sudah terkendali, meski arus lalu lintas di sekitar Jalan Jati sempat mengalami kepadatan selama proses pemadaman berlangsung. (cc1)
Editor : Adetio Purtama