Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Padang Tri Hadiyanto mengatakan, Huntap di Simpang Haru akan dibangun di lahan belakang Pasar Simpang Haru.
“Kita akan siapkan Huntap di Simpang Haru, lokasinya di belakang Pasar Simpang Haru,” ujar Tri Hadiyanto.
Ia menjelaskan, lahan tersebut masih dilapisi beton sehingga perlu dibongkar untuk memudahkan proses pembangunan.
“Saat ini kita bongkar lantai beton itu agar memudahkan kita bekerja nantinya,” katanya.
Tri menyebutkan, di kawasan Simpang Haru direncanakan akan dibangun 45 unit rumah sederhana dengan tipe 36, terdiri dari dua kamar tidur dan satu kamar mandi.
Sementara itu, pembangunan Huntap di Balai Gadang terus dikebut. Hunian yang dibangun oleh Yayasan Buddha Tzu Chi itu berdiri di atas lahan seluas 2,9 hektare.
“Sebanyak 209 unit bangunan akan dibangun di Balai Gadang,” jelas Tri.
Ia menambahkan, seluruh rumah Huntap bertipe 36 dengan luas tanah 78 meter persegi per unit, menggunakan konsep couple atau dua rumah berdempetan.
“Konsep bangunan couple, dua jadi satu. Jarak antar rumah satu meter,” terangnya.
Pembangunan Huntap di Balai Gadang dimulai pada Senin (26/1/2026) dan ditargetkan rampung dalam waktu sekitar tiga bulan.
Pekerja Sosial Yayasan Buddha Tzu Chi, Kahar, mengatakan Huntap tersebut dibangun sesuai standar rumah sederhana.
Baca Juga: Pemko Payakumbuh Rampungkan Syarat, Pembangunan Blok Barat Pasar Segera Masuk Anggaran Pusat
“Rumah berdinding bata merah dengan atap seng dan kuda-kuda baja ringan,” ujar Kahar.
Ia menambahkan, setiap unit dilengkapi dua kamar tidur, satu kamar mandi, dapur, instalasi listrik, serta jaringan air bersih.
“Kami berharap rumah ini menjadi hunian yang nyaman dan layak bagi warga terdampak banjir bandang,” katanya. (*)
Editor : Hendra Efison