Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Jelang Imlek 2577, Pengunjung Kota Tua Padang Melonjak 40 Persen

Mengki Kurniawan • Jumat, 13 Februari 2026 | 20:51 WIB

Suasana kawasan Pondok, Kota Tua Padang jelang puncak perayaan Imlek 2026, Jumat (13/2/2026). (Foto: Mengki Kurniawan/Padeks)
Suasana kawasan Pondok, Kota Tua Padang jelang puncak perayaan Imlek 2026, Jumat (13/2/2026). (Foto: Mengki Kurniawan/Padeks)
PADEK.JAWAPOS.COM--Suasana meriah menyambut Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili mulai menyelimuti kawasan Pecinan, Kota Tua Pondok, Padang Selatan.

Menjelang puncak perayaan pada Selasa (17/2), arus kunjungan masyarakat ke pusat kebudayaan Tionghoa ini tercatat mengalami lonjakan signifikan.

Pantauan di lapangan pada Jumat (13/2), kawasan bersejarah ini mulai dipadati warga. Tak hanya warga keturunan Tionghoa yang hendak beribadah, masyarakat umum pun antusias menikmati suasana estetik ribuan lampion merah yang menghiasi sepanjang jalan.

Peningkatan volume pengunjung terkonfirmasi dari padatnya kendaraan yang terparkir. Fenomena ini membawa berkah bagi pekerja lapangan, salah satunya Dedi (45), juru parkir di kawasan Pondok yang menyebut kenaikan volume kendaraan mencapai 40 persen.

"Peningkatan pengunjung ini sudah terasa sejak dimulainya Pasar Malam Imlek pada Rabu (28/1/2026) lalu. Kalau saya hitung-hitung dari jumlah kendaraan yang masuk, peningkatannya ada sekitar 40%," ujar Dedi saat ditemui, Jumat (13/2/2026).

Dedi menjelaskan bahwa pada pagi hari, kawasan didominasi warga yang berbelanja ke Pasar Tanah Kongsi atau berolahraga. Namun, memasuki siang hingga malam, tujuan pengunjung bergeser untuk beribadah di Klenteng See Hien Kiong atau sekadar bersantai di kafe.

Kawasan ini juga menjadi magnet bagi anak muda yang berburu foto. Menurut Dedi, titik puncak keramaian biasanya terjadi saat hari mulai gelap.

"Kawasan ini paling ramai itu setelah waktu Maghrib. Orang-orang biasanya datang untuk nongkrong atau melihat lampion yang menyala," tambahnya.

Kondisi ini berdampak langsung pada ekonomi lokal. Dedi mengaku bersyukur karena pendapatannya meningkat drastis.

"Alhamdulillah, dengan adanya perayaan Imlek ini pendapatan saya meningkat drastis. Saya sangat bersyukur karena keramaian ini membawa rezeki lebih untuk keluarga," tuturnya.

Lonjakan pengunjung diprediksi terus naik hingga puncak Imlek pada Selasa, 17 Februari 2026. Masyarakat dihimbau tetap menjaga ketertiban dan kebersihan agar kenyamanan warga yang beribadah maupun wisatawan tetap terjaga hingga akhir perayaan. (cr3)

Editor : Hendra Efison
#Lonjakan pengunjung Imlek #Pecinan Pondok Padang #Kota Tua Pondok #Imlek 2577 Kongzili