Fadly Amran menyampaikan bahwa tahun ini Pesantren Ramadhan dilaksanakan di 1.100 masjid dan musala di seluruh Kota Padang. Kegiatan tersebut juga dihadiri dan diwakili oleh Wakil Wali Kota Padang serta kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kota Padang.
“Jumlah ASN struktural kita kurang lebih 1.100 orang. Saya ingin setiap ASN hadir di masjid dan musala yang tersebar dari Koto Tangah hingga Lubuk Kilangan. Ini bentuk kolaborasi kita dalam membangun Kota Padang,” ujar Fadly Amran.
Ia menjelaskan, Pesantren Ramadhan tahun ini mengusung tema “Pesantren Ramadhan Berbasis Smart Surau untuk Padang Juara”. Program ini menjadi bagian dari upaya memperkuat aktivasi program unggulan Smart Surau yang telah berjalan.
“Melalui Pesantren Ramadhan, kita berusaha memperkenalkan gerakan Smart Surau dengan beberapa aktivitas seperti Subuh Mubarakah, Revisi Kurikulum MDTA/MDTW, Remaja Masjid Reborn, serta Ruang Pembelajaran Digital dan WiFi gratis,” tambahnya.
Fadly Amran berharap pelaksanaan Pesantren Ramadhan berjalan lancar dan memberi dampak nyata bagi pembentukan karakter generasi muda.
Ia menekankan pentingnya memperkuat praktik ibadah dan pembinaan karakter.
“Kita berharap Pesantren Ramadhan menjadi puncak muhasabah bagi anak-anak kita yang sudah menerima pembelajaran selama satu tahun ini. Untuk itu kita mengharapkan ada perbedaan dari tahun-tahun sebelumnya, sehingga bisa terus diingat oleh anak-anak kita,” pungkasnya.
Pesantren Ramadhan 1447 H akan berlangsung hingga 15 Maret 2026 di seluruh masjid dan musala. Sebanyak 84.649 siswa mengikuti kegiatan ini, terdiri dari 43.382 siswa SD/Madrasah Ibtidaiyah dan 41.367 siswa SMP/Madrasah Tsanawiyah.(*)
Editor : Heri Sugiarto