Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Masjid Al-Hakim Padang Dipadati Jamaah Saat Zuhur, Oase Ibadah di Tepi Pantai Padang

Mengki Kurniawan • Senin, 23 Februari 2026 | 17:25 WIB

Masjid Al-Hakim Padang dipadati jamaah saat zuhur Ramadhan, tawarkan kenyamanan ibadah dan panorama sunset di tepi Pantai Padang. (mengki kurniawan/padeks)
Masjid Al-Hakim Padang dipadati jamaah saat zuhur Ramadhan, tawarkan kenyamanan ibadah dan panorama sunset di tepi Pantai Padang. (mengki kurniawan/padeks)
PADEK.JAWAPOS.COM—Terik matahari yang menyengat Kota Padang pada Senin (23/2/2026) siang seolah mereda ketika jamaah melangkah masuk ke kawasan Masjid Al-Hakim di tepi Pantai Padang.

Memasuki waktu zuhur, masjid yang berdiri di Jalan Samudera, Kecamatan Padang Barat, itu mulai dipadati jamaah dari berbagai penjuru untuk menunaikan salat berjamaah.

Masjid Al-Hakim dikenal sebagai ikon wisata religi Sumatera Barat dengan arsitektur dominan putih yang menyerupai Taj Mahal di India.

Bangunan ini memiliki lima kubah besar dan empat menara yang menjulang tinggi, dengan siluet putih kontras terhadap langit biru sehingga menghadirkan kesan suci dan bersih bagi para pengunjung.

Pantauan di lokasi pada Senin siang menunjukkan ruang utama masjid yang dilengkapi pendingin udara (AC) tampak penuh oleh jamaah yang sebagian besar datang lebih awal untuk mendapatkan saf depan sebelum azan zuhur berkumandang.

Lantunan ayat suci Al-Qur’an terdengar bersahutan di berbagai sudut masjid, menandakan tingginya antusiasme warga dalam menghidupkan bulan Ramadhan melalui tadarus dan ibadah berjamaah.

Hisyam (52), salah seorang jamaah lokal, mengaku rutin memilih Masjid Al-Hakim sebagai tempat beribadah karena fasilitas yang lengkap, bersih, dan nyaman, terutama saat menjalani puasa di tengah cuaca terik Kota Padang.

“Saya seringkali memilih Masjid Al-Hakim sebagai oase ibadah favorit karena fasilitas masjid yang lengkap, bersih, dan sangat nyaman. Terlebih lagi sekarang bulan Ramadhan, kita butuh tempat yang tenang untuk berlama-lama tadarus tanpa merasa gerah atau terganggu,” ujar Hisyam usai salat zuhur.

Selain interior yang sejuk, letaknya di tepi laut memberikan nilai tambah tersendiri karena hembusan angin laut yang masuk melalui selasar masjid menghadirkan kesegaran alami bagi jamaah yang beriktikaf atau berzikir.

Selama bulan Ramadhan, aktivitas di masjid ini tergolong padat karena selain salat lima waktu, pengurus juga mengagendakan tadarus Al-Qur’an secara terorganisir yang diikuti jamaah dari berbagai kalangan.

Keindahan detail ukiran ornamen islami pada bagian eksterior turut menarik perhatian pengunjung untuk mengabadikan momen, meski pengurus tetap memberlakukan aturan ketat agar fungsi utama sebagai tempat ibadah tidak terganggu.

Aksesibilitas masjid dinilai memudahkan jamaah, terutama bagi mereka yang datang dari luar kota, karena tersedia area parkir luas untuk kendaraan roda dua maupun roda empat yang tertata rapi.

Baca Juga: OJK Denda Influencer Pasar Modal Rp 5,35 M, Masih Dalami 32 Kasus Lain

Lokasinya yang berdekatan dengan pusat kuliner Pantai Padang juga memudahkan jamaah mencari menu berbuka puasa atau santapan sahur bagi musafir yang singgah.

Menjelang sore, kepadatan jamaah biasanya meningkat karena banyak warga datang 30 hingga 45 menit sebelum waktu Maghrib untuk menikmati pemandangan matahari terbenam dari halaman masjid sebelum berbuka puasa bersama.

Pada malam hari, suasana menjadi lebih khusyuk saat imam memimpin salat Tarawih di bawah kubah besar, dengan gema lantunan ayat yang memperkuat nuansa ibadah di bulan Ramadhan.(*)

 

Editor : Hendra Efison
#Masjid Al-Hakim Padang #wisata religi sumatera barat #pantai padang #Ramadhan 2026