Kepala Bidang Operasi dan Sarana Prasarana Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, Rinaldi, mengatakan laporan kejadian diterima pusat komando pada pukul 12.52 WIB. Petugas dari Mako 113 langsung bergerak ke lokasi yang berjarak sekitar 9,3 kilometer dan tiba dalam waktu delapan menit.
“Objek yang terbakar meliputi satu unit bangunan masjid utama dan dua gedung fasilitas pendidikan Al-Quran (TPQ-TQA) dengan total luas area terdampak mencapai 250 meter persegi,” ujar Rinaldi.
Api Pertama Kali Terlihat dari Kubah Masjid
Berdasarkan keterangan saksi mata, Fri Fatria (52), api pertama kali terlihat membumbung tinggi dari bagian kubah Masjid Raya Ahlussunnah.
Melihat api yang cepat membesar, warga setempat segera menghubungi petugas pemadam kebakaran. Kondisi di lokasi sempat dipadati masyarakat yang menyaksikan peristiwa tersebut.
Selain itu, petugas juga menghadapi kendala akses menuju lokasi kebakaran karena jalan menuju titik api relatif sempit.
Enam Armada Dikerahkan
Untuk memadamkan api, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang mengerahkan enam unit armada dengan kekuatan 70 personel.
Petugas yang dibantu pihak PLN melakukan upaya lokalisir api agar tidak merambat ke bangunan lain di sekitar lokasi.
Operasi pemadaman akhirnya berhasil dikendalikan dan dinyatakan selesai sepenuhnya pada pukul 13.32 WIB.
Tidak Ada Korban Jiwa
Meski bangunan Masjid Raya Ahlussunnah yang dikelola Irwan Zuldani (60) mengalami kerusakan berat, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian tersebut.
Sebanyak 40 orang yang terdiri dari pengurus masjid dan tenaga pengajar TPQ-TQA dilaporkan selamat.
Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang.
Baca Juga: TP2 DEWI Sumbar Dorong Roadmap Pariwisata Berbasis Mitigasi dan Strategi Pulihkan Travel Confident
Rinaldi menyebutkan, berkat penanganan cepat petugas pemadam kebakaran, aset dengan nilai sekitar Rp1 miliar berhasil diselamatkan dari total area berisiko yang diperkirakan mencapai 300 meter persegi.(*)
Editor : Hendra Efison