Peristiwa terjadi sekitar pukul 13.30 WIB saat pemilik gerobak, Wahyudi (51), hendak memulai aktivitas memasak di RT 001 RW 006 Kelurahan Aiepacah.
Dipicu Percikan Saat Pasang Gas
Kepala Bidang Operasi dan Sarana Prasarana Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, Rinaldi, menjelaskan bahwa api muncul secara tiba-tiba saat proses pemasangan tabung gas.Baca Juga: BMKG Peringatkan Gelombang 2,5 Meter di Perairan Sumbar
Percikan api tersebut dengan cepat menyambar material gerobak dan memicu kebakaran.
“Pemilik mau memasak dagangan bakso, ketika memasang gas keluar percikan api dan membakar gerobak bakso,” ujar Rinaldi.
Saksi mata di lokasi, Murni (46), segera melaporkan kejadian tersebut ke Dinas Damkar untuk mencegah api meluas ke pemukiman warga.
Damkar Kerahkan 25 Personel
Menindaklanjuti laporan, Dinas Damkar Kota Padang mengerahkan unit dari Pos 3 yang berjarak sekitar 11 kilometer dari lokasi kejadian.
Petugas tiba di lokasi dalam waktu sekitar 11 menit setelah laporan diterima.
Sebanyak 25 personel dari Peleton A diterjunkan dengan dukungan dua unit armada pemadam.
Kondisi lokasi yang berada di kawasan padat penduduk dengan akses jalan sempit menjadi tantangan dalam proses pemadaman.
Api Cepat Dikendalikan
Petugas berhasil mengendalikan api dalam waktu singkat sehingga tidak merembet ke bangunan di sekitarnya.
Sedikitnya empat unit rumah hunian yang berada di sekitar lokasi berhasil diselamatkan dari potensi kebakaran.
Proses penanganan kebakaran dinyatakan selesai pada pukul 13.55 WIB.
Kerugian dan Penyelidikan
Akibat kejadian tersebut, satu unit gerobak bakso dan satu tabung gas mengalami kerusakan berat.
Tidak terdapat korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini.
Kerugian material ditaksir mencapai Rp10 juta, sementara aset warga senilai sekitar Rp1 miliar berhasil diselamatkan.
Saat ini, penyebab pasti munculnya percikan api masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut oleh pihak terkait.(*)
Editor : Hendra Efison