Korban yang diketahui bernama Kaslim (50), seorang buruh harian asal Cilacap, Jawa Tengah, diduga kuat tewas akibat tertabrak kereta api yang melintas di jalur tersebut.
Kapolsek Pauh, AKP Edi Harto, mengatakan bahwa jajarannya bersama perwira pengawas (Pawas) dan piket fungsi langsung meluncur ke lokasi kejadian untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) setelah menerima laporan dari warga dan petugas keamanan kereta api.
Kronologi Penemuan
Peristiwa ini pertama kali diketahui sekitar pukul 03.00 WIB oleh Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska), Revanstevano (28). Saat itu, saksi tengah menjalankan tugas patroli rutin di sepanjang jalur rel Indarung.
Dalam penyisiran tersebut, saksi menemukan tubuh korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa tergeletak di atas rel kereta api.
"Kejadian bermula saat petugas Polsuska melakukan patroli rel di sepanjang jalur Indarung dan menemukan adanya mayat di atas rel kereta api. Saksi kemudian segera melaporkan temuan tersebut ke Polsek Pauh," ujar AKP Edi Harto dalam keterangannya, Rabu siang.
Identitas Korban
Berdasarkan data kepolisian, korban bernama Kaslim, berusia 50 tahun, yang beralamat di Jalan Penyu, Tegal Kamulyan, Cilacap Selatan. Di Padang, korban diketahui bekerja sebagai buruh harian lepas.
Insiden ini diduga melibatkan kereta api angkutan Indarung menuju Teluk Bayur. Pihak kepolisian saat ini masih melakukan pendalaman terkait waktu pasti kecelakaan tersebut terjadi, yang diperkirakan berlangsung dini hari di wilayah RT 06 RW 02, Limau Manis Selatan.
Hingga berita ini diturunkan, Polsek Pauh masih melakukan koordinasi lebih lanjut untuk proses evakuasi dan pemeriksaan saksi-saksi guna memastikan penyebab pasti kecelakaan. "Perkembangan selanjutnya akan segera kami laporkan kembali," tutup AKP Edi Harto. (cc1)
Editor : Adetio Purtama