Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Pantai Lolong Belanti Sepi Saat Lebaran, Tertutup Kayu

Mengki Kurniawan • Minggu, 29 Maret 2026 | 15:24 WIB

Pantai Lolong Belanti di Padang sepi saat Lebaran 2026. Tumpukan kayu sisa banjir menutup bibir pantai dan menghalangi wisatawan.
Pantai Lolong Belanti di Padang sepi saat Lebaran 2026. Tumpukan kayu sisa banjir menutup bibir pantai dan menghalangi wisatawan.
PANTAI LOLONG BELANTI—Objek wisata Pantai Lolong Belanti terpantau sepi pengunjung pada momen libur Lebaran, Minggu (29/3/2026), akibat bibir pantai tertutup tumpukan kayu gelondongan sisa banjir bandang.

Kondisi ini membuat wisatawan enggan berkunjung meski musim liburan masih berlangsung.

Berdasarkan pantauan di lapangan, kawasan pantai yang berada di belakang Hotel Pangeran Beach tersebut terlihat lengang.

Deretan kursi pedagang tampak kosong dan hanya beberapa warga lokal yang melintas tanpa adanya keramaian khas libur panjang.

Situasi ini berbanding terbalik dengan kawasan Pantai Padang, khususnya di sekitar Tugu IORA, yang dipadati ribuan pengunjung sejak hari pertama Lebaran.

Bibir Pantai Tertutup Kayu

Sepanjang garis pantai Lolong Belanti terlihat dipenuhi tumpukan kayu gelondongan berukuran besar. Material tersebut merupakan sisa banjir bandang yang terbawa arus dan belum dibersihkan hingga saat ini.

Tumpukan kayu menutupi akses menuju bibir pantai, sehingga menyulitkan pengunjung untuk mendekati laut. Selain mengganggu pemandangan, kondisi ini juga dinilai berpotensi membahayakan keselamatan, terutama bagi anak-anak.

Salah seorang warga setempat, Arman (28), mengatakan kondisi tersebut sudah berlangsung cukup lama sejak banjir besar terjadi.

“Kondisinya memang begini sejak banjir besar kemarin. Kayu-kayu gelondongan ini belum diangkut, jadi bibir pantai tertutup total. Wajar kalau orang tidak mau datang ke sini untuk berwisata,” ujarnya.

Jumlah Pengunjung Menurun Drastis

Arman menyebut jumlah pengunjung mengalami penurunan signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Kawasan ini biasanya menjadi alternatif favorit bagi keluarga yang ingin menikmati suasana pantai yang lebih tenang.

“Tahun lalu kalau libur Lebaran begini, di sini penuh. Orang suka ke sini karena parkirnya lebih luas dan suasananya tenang. Tapi sekarang, jangankan mau duduk-duduk, untuk jalan ke pinggir air saja susah,” katanya.

Sepinya pengunjung berdampak langsung pada pedagang kecil di sekitar lokasi. Lapak makanan dan minuman yang biasanya ramai pembeli kini tidak lagi dikunjungi.

Dampak ke Pedagang dan Harapan Warga

Hingga saat ini, material kayu masih menumpuk tanpa adanya pembersihan skala besar di lokasi. Belum terlihat aktivitas alat berat yang melakukan evakuasi untuk mengembalikan kondisi pantai.

Masyarakat berharap agar pembersihan segera dilakukan sehingga kawasan pantai dapat kembali dikunjungi wisatawan. Dengan kondisi bersih dan aman, warga sekitar berharap dapat kembali memanfaatkan momentum libur Lebaran untuk memperoleh penghasilan.

Hingga berita ini diturunkan, kondisi Pantai Lolong Belanti masih sepi pengunjung meski masa liburan belum sepenuhnya berakhir.(*)

Editor : Hendra Efison
#wisata padang #dampak banjir padang #kayu gelondongan pantai #Pantai Lolong Belanti