Kondisi ini membuat wisatawan enggan berkunjung meski musim liburan masih berlangsung.
Berdasarkan pantauan di lapangan, kawasan pantai yang berada di belakang Hotel Pangeran Beach tersebut terlihat lengang.
Deretan kursi pedagang tampak kosong dan hanya beberapa warga lokal yang melintas tanpa adanya keramaian khas libur panjang.
Situasi ini berbanding terbalik dengan kawasan Pantai Padang, khususnya di sekitar Tugu IORA, yang dipadati ribuan pengunjung sejak hari pertama Lebaran.
Bibir Pantai Tertutup Kayu
Sepanjang garis pantai Lolong Belanti terlihat dipenuhi tumpukan kayu gelondongan berukuran besar. Material tersebut merupakan sisa banjir bandang yang terbawa arus dan belum dibersihkan hingga saat ini.
Tumpukan kayu menutupi akses menuju bibir pantai, sehingga menyulitkan pengunjung untuk mendekati laut. Selain mengganggu pemandangan, kondisi ini juga dinilai berpotensi membahayakan keselamatan, terutama bagi anak-anak.
Salah seorang warga setempat, Arman (28), mengatakan kondisi tersebut sudah berlangsung cukup lama sejak banjir besar terjadi.
“Kondisinya memang begini sejak banjir besar kemarin. Kayu-kayu gelondongan ini belum diangkut, jadi bibir pantai tertutup total. Wajar kalau orang tidak mau datang ke sini untuk berwisata,” ujarnya.
Jumlah Pengunjung Menurun Drastis
Arman menyebut jumlah pengunjung mengalami penurunan signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Kawasan ini biasanya menjadi alternatif favorit bagi keluarga yang ingin menikmati suasana pantai yang lebih tenang.
“Tahun lalu kalau libur Lebaran begini, di sini penuh. Orang suka ke sini karena parkirnya lebih luas dan suasananya tenang. Tapi sekarang, jangankan mau duduk-duduk, untuk jalan ke pinggir air saja susah,” katanya.
Sepinya pengunjung berdampak langsung pada pedagang kecil di sekitar lokasi. Lapak makanan dan minuman yang biasanya ramai pembeli kini tidak lagi dikunjungi.
Dampak ke Pedagang dan Harapan Warga
Hingga saat ini, material kayu masih menumpuk tanpa adanya pembersihan skala besar di lokasi. Belum terlihat aktivitas alat berat yang melakukan evakuasi untuk mengembalikan kondisi pantai.
Masyarakat berharap agar pembersihan segera dilakukan sehingga kawasan pantai dapat kembali dikunjungi wisatawan. Dengan kondisi bersih dan aman, warga sekitar berharap dapat kembali memanfaatkan momentum libur Lebaran untuk memperoleh penghasilan.
Hingga berita ini diturunkan, kondisi Pantai Lolong Belanti masih sepi pengunjung meski masa liburan belum sepenuhnya berakhir.(*)
Editor : Hendra Efison