PADANG – Pasar Raya Padang sepi, pedagang sayur rugi, daya beli turun, dan cuaca panas menjadi kondisi yang dihadapi para pedagang pasca Idulfitri, Minggu (19/4/2026).
Pantauan di lokasi pada siang hari menunjukkan aktivitas jual beli di kawasan pasar sayur menurun drastis dibanding hari biasa.
Sejumlah pedagang tampak menunggu pembeli, sementara stok sayuran menumpuk di lapak dalam kondisi mulai layu.
Baca Juga: Harga Cabai Padang Mulai Naik, Pasokan Seret Picu Kenaikan di Pasar Raya
Daya Beli Turun, Pasar Raya Padang Sepi
Pedagang sayur, Saida Murni (53), mengaku penurunan omzet sudah dirasakan sejak usai libur Lebaran.
Menurutnya, jumlah pengunjung yang datang ke pasar tradisional berkurang signifikan sehingga banyak dagangan tidak terjual.
“Jual beli sekarang sangat lesu. Kondisi ini mulai terasa setelah lebaran kemarin,” ujarnya.
Ia menyebut, kondisi Pasar Raya Padang sepi membuat pedagang tetap harus berjualan meski pembeli minim.
Pedagang Sayur Rugi Akibat Cuaca Panas
Selain daya beli turun, pedagang juga terdampak cuaca panas yang melanda Kota Padang dalam beberapa hari terakhir.
Suhu udara yang tinggi membuat kualitas sayuran cepat menurun dan layu sebelum terjual.
Saida mengatakan hampir setiap hari ia harus membuang sebagian dagangannya karena tidak layak konsumsi.
“Hampir setiap hari saya rugi dan terpaksa membuang sayur ke tempat sampah karena sudah tidak laku,” katanya.
Kondisi ini membuat pedagang kesulitan menutup modal usaha, bahkan harus berutang untuk memenuhi kebutuhan harian.
Baca Juga: Halalbihalal IKPPS Padang, Silaturahmi Simabur, Generasi Madani, Pembangunan Nagari Menguat di ITP
Risiko Tinggi, Barang Harus Habis Sehari
Pedagang lain, Martinis (58), menyebut usaha sayur saat ini semakin sulit karena risiko kerusakan barang sangat tinggi.
Ia menjelaskan sayuran harus habis terjual dalam satu hari karena kualitasnya cepat menurun.
Jika tidak habis, sayur harus dijual murah atau dibuang karena tidak lagi diminati pembeli.
“Kalau tidak habis, besok sudah layu dan tidak ada yang mau membeli,” ujarnya.
Baca Juga: Polres Dharmasraya Ungkap Kasus Penggelapan Motor dalam 6 Jam, Pelaku Ditangkap
Pasokan Lancar, Permintaan Tidak Seimbang
Para pedagang umumnya mendapatkan pasokan sayur dari daerah Kuranji yang relatif lancar.
Namun, ketidakseimbangan antara ketersediaan barang dan daya beli masyarakat menjadi beban utama.
Kondisi Pasar Raya Padang sepi ini membuat pedagang sayur terus mengalami kerugian harian.
Pedagang berharap daya beli masyarakat segera pulih dan kondisi cuaca kembali stabil agar aktivitas pasar kembali normal.(*)
Editor : Hendra Efison