PADANG — Badan Nasional Penanggulangan Bencana menilai teknologi Semen Padang Bata Interlock (Sepablock) berpotensi menjadi solusi hunian tetap (huntap) berkelanjutan bagi masyarakat terdampak bencana.
Penilaian tersebut disampaikan saat kunjungan langsung ke rumah contoh Sepablock yang dikembangkan PT Semen Padang, Senin (20/4/2026).
Kunjungan dipimpin Kepala Harian Unsur Pengarah BNPB Brigjen Pol. (Purn.) Ary Laksmana Widjaja dan disambut Staf Direktur Utama PT Semen Padang Donny Aswin Idham serta Kepala Unit BIP & Aplikasi Yelmi Arya Putra.
Dalam kunjungan tersebut, BNPB mendalami konsep hunian, kekuatan struktur, serta fleksibilitas desain Sepablock sebagai salah satu inovasi konstruksi unggulan.
Baca Juga: PLN Genjot Listrik Desa 2026 di Sumbar, KSP dan ESDM Turun Tangan Evaluasi Lisdes
Ary Laksmana menyatakan, konsep hunian tetap saat ini tidak lagi sekadar menyediakan tempat tinggal, tetapi harus mampu berkembang mengikuti kebutuhan penghuninya.
Menurutnya, hunian ideal adalah hunian yang dapat “bertumbuh”, baik secara horizontal maupun vertikal seiring waktu.
“Dari peninjauan yang dilakukan, keunggulan Sepablock tidak hanya pada kekuatan struktur, tetapi juga sistem konstruksi modular yang memungkinkan proses pembangunan lebih cepat dan efisien,” ujarnya.
Ia menjelaskan, sistem modular tersebut menyerupai susunan lego, sehingga setiap komponen dapat dirakit dengan lebih praktis dibanding metode konvensional.
Baca Juga: Kisah Nurul Fadillah, Mahasiswi UIN Imam Bonjol Padang Berprestasi Nasional
Pendekatan ini juga memungkinkan perubahan tata ruang seperti penambahan atau pemindahan dinding dilakukan tanpa proses konstruksi yang rumit.
Fleksibilitas tersebut dinilai menjadi solusi bagi keluarga yang kebutuhan ruangnya terus berkembang.
BNPB juga melihat potensi besar Sepablock untuk diterapkan secara luas dalam pembangunan huntap, khususnya di Sumatera Barat yang memiliki tingkat kerawanan bencana tinggi, seperti gempa bumi dan tanah longsor.
Baca Juga: PLN dan Pemerintah Percepat Listrik Desa di Agam, Lisdes Jangkau Nagari Tigo Koto Silungkang
Dengan keunggulan tersebut, hunian berbasis Sepablock dinilai tidak hanya cepat dibangun, tetapi juga mampu memberikan kenyamanan dan keamanan dalam jangka panjang.
Namun demikian, BNPB menyoroti pentingnya kesiapan produksi dan distribusi untuk mendukung implementasi dalam skala besar.
“Yang menjadi perhatian berikutnya adalah bagaimana kemampuan produksi Sepablock dapat memenuhi kebutuhan dalam jumlah besar agar pembangunan huntap bisa dilakukan lebih cepat,” kata Ary.
Menanggapi hal itu, PT Semen Padang menyatakan siap mendukung program pembangunan hunian tetap bagi korban bencana.
Baca Juga: Komisaris Utama Pertamina Patra Niaga Tinjau Operasional FT Sei Siak, Pastikan Distribusi BBM Andal
Donny Aswin Idham menegaskan bahwa perusahaan berkomitmen menjaga ketersediaan pasokan, baik Sepablock maupun semen.
Ia menambahkan, teknologi Sepablock dirancang tidak hanya mempercepat pembangunan, tetapi juga menjamin kualitas bangunan.
“Hasil konstruksi dengan Sepablock tidak hanya kokoh dan nyaman, tetapi juga memiliki daya tahan tinggi,” ujarnya.
Inovasi ini sekaligus menegaskan transformasi peran PT Semen Padang sebagai BUMN yang tidak hanya memproduksi bahan baku semen, tetapi juga menghadirkan solusi konstruksi yang lebih aplikatif bagi kebutuhan masyarakat.(*)
Editor : Hendra Efison