Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

UNP Ungkap Kronologi Peluru Nyasar yang Lukai Mahasiswi dan Eks Kiper Semen Padang FC

Randi Zulfahli • Rabu, 3 Juni 2026 | 07:39 WIB
Kawasan depan Rektorat Universitas Negeri Padang lokasi dua orang terluka akibat peluru nyasar yang diduga berasal dari latihan tembak.(Foto: Dok. UNP)
Kawasan depan Rektorat Universitas Negeri Padang lokasi dua orang terluka akibat peluru nyasar yang diduga berasal dari latihan tembak.(Foto: Dok. UNP)

PADEK.JAWAPOS.COM – Dua orang menjadi korban peluru nyasar yang diduga berasal dari lokasi latihan tembak TNI di kawasan Lapai, Padang, Selasa (2/6/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Peristiwa tersebut terjadi di kawasan alun-alun depan Rektorat Universitas Negeri Padang (UNP) Air Tawar.

Sekretaris Universitas Negeri Padang, Prof. Erianjoni, menyampaikan bahwa lokasi latihan tembak yang diduga menjadi asal peluru berada sekitar 800 meter dari Kampus Induk UNP Air Tawar.

Akibat kejadian tersebut, dua orang mengalami luka, yakni Nova Wirantika, 25, mahasiswi Program Studi Pendidikan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial (FIS) UNP, dan Guruh Guwino,  mantan kiper Semen Padang FC yang bukan mahasiswa UNP serta merupakan teman salah seorang mahasiswa.

Saat kejadian, kedua korban diketahui sedang duduk bersama sejumlah rekannya di alun-alun depan Rektorat UNP.

Rektor UNP Langsung Berkoordinasi dengan TNI dan Aparat

Prof. Erianjoni menjelaskan, Rektor UNP Krismadinata yang berada di sekitar lokasi kejadian segera berkoordinasi dengan sejumlah pihak setelah insiden tersebut terjadi.

"Rektor segera menghubungi pihak Pangdam XX Tuanku Imam Bonjol dan Komandan Batalyon 133, KABINDA serta Polsek Padang Utara untuk berkoordinasi terkait peristiwa tersebut," kata Erianjoni.

Pada saat yang sama, tim medis UNP langsung mengevakuasi kedua korban ke Rumah Sakit Hermina Padang menggunakan ambulans kampus untuk mendapatkan penanganan medis.

Korban Mahasiswi Jalani Operasi

Menurut Erianjoni, dalam proses penanganan medis, jajaran TNI turut hadir mendampingi korban. Pangdam Mayjen TNI Arief Gajah Mada, Kasdam, Danrem, Dandim, serta sejumlah dokter TNI berada di rumah sakit untuk membantu proses penanganan.

Selain itu, pimpinan UNP yang terdiri dari Rektor, Wakil Rektor, Sekretaris Universitas, dan Direktur Kemahasiswaan dan Alumni juga turut mendampingi korban.

Korban Guruh Guwino telah mendapatkan penanganan medis di RS Hermina sebelum dipindahkan ke Rumah Sakit Tentara (RST) Reksodiwiryo Padang untuk menjalani pemulihan.

"Sementara itu, Nova Wirantika harus menjalani operasi karena selongsong peluru masih bersarang di paha kirinya," kata Erianjoni.

TNI Akan Investigasi dan Tanggung Biaya Perawatan

Menurut Erianjoni, TNI melalui juru bicara Brigjen TNI Heri Prakosa menyatakan akan melakukan investigasi terhadap insiden tersebut untuk memastikan penyebab kejadian dan mencegah peristiwa serupa terulang di masa mendatang.

"TNI juga berkomitmen mencari solusi agar aktivitas latihan menembak tidak lagi menimbulkan risiko terhadap masyarakat maupun lingkungan kampus," katanya.

Selain itu, TNI menyatakan akan menanggung seluruh biaya pengobatan dan perawatan kedua korban hingga sembuh.(*)

Editor : Heri Sugiarto
#peluru nyasar UNP #mahasiswi UNP terluka #latihan tembak TNI #peluru nyasar Padang #Universitas Negeri Padang