PADEK.JAWAPOS.COM--Kebakaran Padang terjadi di kawasan permukiman padat Perumahan Puskud, RT 002 RW 005, Kelurahan Koto Panjang Ikua Koto, Kecamatan Kototangah, Rabu malam (3/6/2026), yang menghanguskan dua unit rumah dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp800 juta.
Peristiwa itu memicu respons cepat Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang yang menerima laporan pukul 19.13 WIB dan langsung mengerahkan tim dari Pos 3 Kototangah ke lokasi berjarak sekitar 8,2 kilometer.
Respons Cepat Damkar Padang Cegah Api Meluas
Petugas tiba di lokasi pukul 19.20 WIB atau hanya tujuh menit setelah laporan diterima, kemudian langsung melakukan upaya pemadaman di area perumahan yang memiliki akses jalan sempit.
Baca Juga: Dadan Hindayana dan Dua Eks Wakil Kepala BGN Jadi Tersangka Korupsi Program MBG
Kepala Seksi Operasional Damkar Padang, Sutopo, menyatakan tim langsung mengerahkan enam armada dan 70 personel dari Peleton C untuk mengantisipasi penyebaran api di kawasan padat penduduk.
Selain itu, petugas menghadapi kendala akses jalan kecil yang menyulitkan mobilisasi armada, sehingga proses pemadaman menuntut kecepatan dan koordinasi tinggi di lapangan.
Petugas akhirnya berhasil mengendalikan kobaran api dalam waktu sekitar satu jam dan memastikan situasi aman pada pukul 20.20 WIB.
Api Diduga Berasal dari Dapur Rumah Warga
Saksi mata di lokasi, Netti Yarni (61), melihat api pertama kali muncul dari bagian dapur salah satu rumah dalam kondisi sudah membesar.
Baca Juga: Sambut HUT ke-28, Bank Mandiri Gelar Donor Darah Serentak, Libatkan 321 Pendonor di Padang
Ia kemudian segera melaporkan kejadian tersebut ke Damkar Padang untuk mempercepat penanganan sebelum api merambat ke bangunan lain.
Dua rumah yang mengalami kerusakan berat masing-masing milik Linda (56), seorang karyawan swasta, dan Khairul Khali (41), yang bekerja sebagai dosen.
Akibat kejadian itu, dua kepala keluarga dengan total tiga jiwa harus mengungsi ke tempat yang lebih aman.
15 Rumah Berhasil Diselamatkan dari Kebakaran
Meski menghanguskan bangunan seluas sekitar 500 meter persegi, petugas berhasil melokalisasi api sehingga tidak meluas ke permukiman sekitar.
Damkar mencatat sekitar 15 rumah lain serta area seluas 1.000 meter persegi berhasil diselamatkan dari potensi kebakaran yang lebih besar.
Nilai aset yang berhasil diamankan dari kejadian tersebut diperkirakan mencapai Rp1 miliar, jauh lebih besar dibanding kerugian yang ditimbulkan.
Sementara itu, pihak berwenang memastikan tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam peristiwa kebakaran ini.
Namun, penyebab pasti munculnya api yang diduga berasal dari dapur masih dalam proses penyelidikan oleh pihak terkait.(*)
Editor : Hendra Efison