Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Kebakaran Hotel Truntum Padang, Damkar Selamatkan Aset Rp10 Miliar dari Kobaran Api di Dapur

Randi Zulfahli • Selasa, 9 Juni 2026 | 21:41 WIB
Kebakaran Hotel Truntum Padang terjadi Selasa malam, 9 Juni 2026. Api yang muncul dari area exhaust dapur berhasil dipadamkan dalam waktu sekitar satu jam, sementara aset senilai Rp10 miliar berhasil diselamatkan.
Kebakaran Hotel Truntum Padang terjadi Selasa malam, 9 Juni 2026. Api yang muncul dari area exhaust dapur berhasil dipadamkan dalam waktu sekitar satu jam, sementara aset senilai Rp10 miliar berhasil diselamatkan.

PADANG BARAT, PADEK.JAWAPOS.COM — Kebakaran Hotel Truntum Padang di Jalan Gereja, Kecamatan Padang Barat, Selasa malam (9/6/2026), memicu respons cepat Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang. Api yang muncul dari area exhaust dapur hotel berbintang itu berhasil dikendalikan sebelum menjalar ke bangunan utama, sehingga aset bernilai sekitar Rp10 miliar dapat diselamatkan.

Laporan pertama masuk ke markas komando Damkar pada pukul 19.50 WIB. Hanya satu menit berselang, petugas langsung bergerak menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 19.57 WIB setelah menempuh jarak 3,4 kilometer.

Kepala Seksi Operasional Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, Sutopo, mengatakan kecepatan respons menjadi faktor penting dalam mencegah kebakaran berkembang menjadi lebih besar.

Menurutnya, petugas langsung melakukan pemadaman dan isolasi area sumber api sesaat setelah tiba di lokasi. Langkah tersebut membuat kobaran api tidak sempat menyebar ke fasilitas hotel lainnya.

Baca Juga: Revitalisasi Pasar Raya Padang Mulai 22 Juni 2026, Arus Lalu Lintas di Pusat Kota Bakal Berubah 6 Bulan

Respons Cepat Damkar Cegah Api Menjalar

Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang mengerahkan dua unit armada dan 60 personel untuk menangani insiden tersebut. Operasi pemadaman berlangsung hingga pukul 21.02 WIB atau lebih dari satu jam sejak laporan pertama diterima.

Petugas fokus mengendalikan api yang berada di area dapur sekaligus mengamankan bagian bangunan lain yang berpotensi terdampak. Selain itu, personel juga memastikan tidak ada titik api tersisa yang dapat memicu kebakaran susulan.

Sutopo menjelaskan bahwa sektor perhotelan termasuk objek yang memerlukan penanganan cepat karena memiliki aktivitas tinggi dan aset bernilai besar. Karena itu, setiap laporan kebakaran di fasilitas publik langsung menjadi prioritas penanganan.

“Petugas kami bergerak satu menit setelah laporan masuk ke mako. Kecepatan respons menjadi prioritas untuk meminimalkan potensi kerusakan yang lebih besar,” ujar Sutopo.

Baca Juga: Pembangunan Solok Selatan 2026 Diperkuat Rp80,9 Miliar TKD, Jalan Abai–Sungai Dareh Mulai Dikerjakan

Saksi Melihat Api Membesar dari Exhaust Dapur

Kebakaran pertama kali diketahui oleh seorang saksi bernama Wardhana (19), karyawan swasta yang berada di sekitar lokasi. Saat melihat kejadian, ia mengaku api sudah tampak membesar dari arah exhaust dapur Hotel Truntum.

Wardhana kemudian segera menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang. Laporan cepat tersebut membantu petugas mendapatkan informasi awal dan mempercepat proses penanganan di lapangan.

Berdasarkan data Damkar, area yang mengalami kerusakan berada di dapur hotel dengan luas sekitar 10 x 5 meter atau 50 meter persegi. Meski area terdampak relatif terbatas, potensi penyebaran api diperkirakan bisa mencapai sekitar 2.000 meter persegi apabila tidak segera dikendalikan.

Baca Juga: Rumah dan Depot Air Terbakar di Padang Utara, 8 Warga Mengungsi dan Rugi Rp800 Juta

Tidak Ada Korban Jiwa

Kebakaran tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka. Pihak hotel juga tidak melakukan evakuasi besar karena api berhasil dikendalikan sebelum mengancam area penginapan dan fasilitas utama lainnya.

Sementara itu, aktivitas tamu hotel tidak terdampak secara signifikan setelah petugas memastikan kondisi lokasi aman. Fokus kerusakan hanya berada di area dapur yang menjadi sumber kebakaran.

Damkar Kota Padang memperkirakan aset senilai Rp10 miliar berhasil diselamatkan dari ancaman kobaran api. Adapun nilai kerugian akibat kerusakan fasilitas dapur masih menunggu perhitungan lebih lanjut dari manajemen hotel.

Hingga Selasa malam, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Petugas masih mendalami sumber munculnya api yang pertama kali terdeteksi dari sistem exhaust dapur Hotel Truntum Padang.(*)

Editor : Hendra Efison
#Kebakaran Hotel Truntum Padang #kebakaran Padang 2026 #kebakaran dapur hotel #Damkar Padang #Hotel Truntum Padang