PADEK.JAWAPOS.COM – BPBD Padang mengimbau masyarakat yang memanfaatkan libur tahun ajaran baru untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem di berbagai destinasi wisata alam.
Untuk mengantisipasi kondisi darurat, BPBD Kota Padang bersama tim rescue, Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB), dan Kelompok Siaga Bencana (KSB) bersiaga selama 24 jam.
Imbauan tersebut disampaikan seiring meningkatnya kunjungan masyarakat ke berbagai objek wisata di Kota Padang selama masa libur sekolah.
Destinasi seperti pantai, sungai, dan kawasan perbukitan diperkirakan menjadi tujuan utama wisatawan dalam beberapa pekan ke depan.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, mengatakan masyarakat tetap dipersilakan menikmati berbagai objek wisata yang tersedia.
Namun, faktor keselamatan harus menjadi perhatian utama mengingat kondisi cuaca saat ini masih berpotensi berubah secara tiba-tiba.
Menurutnya, BPBD bersama instansi terkait terus melakukan pemantauan perkembangan cuaca dan kondisi lapangan.
Kesiapsiagaan petugas juga ditingkatkan untuk memastikan respons cepat apabila terjadi keadaan darurat di kawasan wisata.
“Dalam momentum libur tahun ajaran baru ini, masyarakat sangat dipersilakan untuk berwisata ke Kota Padang karena memiliki banyak destinasi wisata menarik. Namun kami meminta seluruh warga tetap waspada dan berhati-hati ketika berwisata serta saling membantu dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem,” ujar Hendri Zulviton, Senin (22/6/2026).
BPBD Padang Minta Wisatawan Pantau Cuaca
Hendri menjelaskan wisatawan sebaiknya memperhatikan prakiraan cuaca sebelum melakukan perjalanan.
Langkah tersebut penting terutama bagi masyarakat yang berencana mengunjungi kawasan pantai, sungai, maupun perbukitan yang memiliki tingkat risiko lebih tinggi saat cuaca buruk.
Selain itu, wisatawan juga diminta tidak memaksakan perjalanan apabila kondisi cuaca berubah secara mendadak.
Keputusan untuk menghentikan aktivitas sementara dinilai lebih aman dibandingkan menghadapi risiko kecelakaan akibat cuaca ekstrem.
BPBD mengingatkan masyarakat untuk menghindari aktivitas di kawasan perairan saat hujan lebat, angin kencang, atau kondisi cuaca buruk lainnya.
Gelombang tinggi dan arus yang kuat dapat membahayakan keselamatan pengunjung maupun wisatawan yang beraktivitas di laut.
Di sisi lain, pengunjung juga diharapkan mematuhi aturan yang berlaku di setiap destinasi wisata. Sikap saling menghormati, menjaga kebersihan, dan membantu sesama wisatawan menjadi bagian penting dalam menciptakan suasana yang aman dan nyaman selama masa liburan.
Tim Rescue dan KSB Siaga Selama Libur Sekolah
Untuk menghadapi potensi keadaan darurat selama musim liburan, BPBD Kota Padang memperkuat kesiapsiagaan seluruh unsur penanggulangan bencana. Pusdalops PB dan tim rescue tetap bersiaga memberikan pelayanan kepada masyarakat selama 24 jam penuh.
Sementara itu, Kelompok Siaga Bencana yang berada di tingkat kelurahan dan kecamatan juga telah dipersiapkan untuk menghadapi berbagai kemungkinan.
KSB berperan membantu pemantauan wilayah serta memberikan respons awal ketika terjadi perubahan cuaca ekstrem atau kejadian darurat lainnya.
Hendri menegaskan keselamatan wisatawan menjadi prioritas utama selama periode libur sekolah. Karena itu, masyarakat diharapkan segera melaporkan setiap kondisi darurat agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat.
“Keselamatan wisatawan adalah yang paling utama. Jika terjadi situasi kedaruratan, masyarakat dapat langsung menghubungi layanan darurat Call Center 112 dan tim akan segera memberikan bantuan,” katanya.
BPBD berharap masyarakat dapat menikmati liburan dengan aman tanpa mengabaikan faktor keselamatan. Dengan meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca dan mematuhi imbauan petugas, risiko kecelakaan maupun bencana saat berwisata dapat diminimalkan.(*)
Editor : Hendra Efison