Kebakaran Rumah di Parupuk Tabing Padang, Kerugian Capai Rp500 Juta, 75 Personel Damkar Dikerahkan

Randi Zulfahli • Dipublikasikan Rabu, 22 Juli 2026 | 17:20 WIB

 

Petugas Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang memadamkan api yang membakar sebuah rumah di Komplek Wisma Indah III, Kelurahan Parupuk Tabing, Kecamatan Kototangah, Kota Padang, Rabu (22/7/2026). (Dinas Damkar Kota Padang)
Petugas Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang memadamkan api yang membakar sebuah rumah di Komplek Wisma Indah III, Kelurahan Parupuk Tabing, Kecamatan Kototangah, Kota Padang, Rabu (22/7/2026). (Dinas Damkar Kota Padang)

PADEK.JAWAPOS.COM – Kebakaran menghanguskan sebuah rumah di Komplek Wisma Indah III H12, Kelurahan Parupuk Tabing, Kecamatan Kototangah, Kota Padang, Rabu (22/7/2026). Peristiwa itu menyebabkan kerugian material ditaksir mencapai Rp500 juta, sementara Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang mengerahkan lima armada dan 75 personel untuk mengendalikan api.

Kepala Bidang Operasi dan Sarana Prasarana Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, Rinaldi, mengatakan laporan kebakaran diterima pada pukul 15.49 WIB. Petugas langsung bergerak satu menit kemudian dan tiba di lokasi sekitar pukul 16.00 WIB.

"Begitu laporan masuk, kami langsung menerjunkan personel dan armada ke lokasi. Unit pemadam berangkat satu menit setelah laporan diterima, yakni pukul 15.50 WIB, dan tiba di lokasi kejadian pada pukul 16.00 WIB," ujar Rinaldi.

Ia menjelaskan, lokasi kebakaran berjarak sekitar 8,4 kilometer dari pos Damkar. Proses pemadaman berlangsung hingga pukul 16.34 WIB atau sekitar setengah jam sebelum api berhasil dipadamkan sepenuhnya.

Rumah yang terbakar diketahui milik Ermiati N (78), seorang pegawai negeri sipil (PNS). Bangunan rumah dengan luas sekitar 300 meter persegi mengalami kerusakan berat akibat amukan api.

Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki

Menurut Rinaldi, kebakaran pertama kali diketahui oleh seorang saksi bernama Muhammad Haekal Rizqullah (25) yang melihat kepulan asap disertai kobaran api dari dalam rumah. Saksi kemudian segera melaporkan kejadian tersebut kepada Dinas Damkar Kota Padang.

"Penyebab pasti kebakaran ini masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Belum bisa kami pastikan sumber apinya dari mana," katanya.

Selain menimbulkan kerugian sekitar Rp500 juta, kebakaran juga berpotensi mengancam delapan bangunan lain di sekitar lokasi dengan luas area sekitar 1.500 meter persegi. Namun, petugas berhasil mencegah api merambat sehingga aset yang diperkirakan bernilai sekitar Rp2 miliar dapat diselamatkan.

Rinaldi memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Tidak ada pula warga yang harus mengungsi akibat kebakaran.

Akses Sempit Jadi Kendala Pemadaman

Proses penanganan di lapangan sempat menghadapi kendala karena akses menuju lokasi cukup sempit, sementara kawasan permukiman memiliki tingkat kepadatan bangunan yang tinggi.

"Kami mengerahkan lima armada dan 75 personel untuk memastikan api tidak menjalar ke bangunan-bangunan di sekitarnya. Mengingat kondisi permukiman yang padat, kecepatan penanganan menjadi prioritas utama kami," ujar Rinaldi.

Seluruh personel yang diterjunkan berasal dari Dinas Damkar Kota Padang. Berkat respons cepat petugas, api berhasil dikendalikan dalam waktu kurang dari satu jam sejak tim tiba di lokasi.

Rinaldi mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di kawasan permukiman padat, agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran dan segera melaporkan apabila melihat tanda-tanda kebakaran.

"Kecepatan pelaporan dari masyarakat sangat membantu kami dalam meminimalkan dampak kerugian, baik material maupun korban jiwa," pungkasnya.(*)

Editor : Hendra Efison
kebakaran Parupuk Tabing Rinaldi Damkar Damkar Kota Padang rumah terbakar Padang Kebakaran Padang