PADEK.JAWAPOS.COM – Gedung Tata Usaha (TU) SMP Perguruan Islam Ar Risalah di RT 001/RW 009, Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Kototangah, Kota Padang, terbakar pada Jumat malam (24/7/2026). Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian tersebut, sementara Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang berhasil mencegah api merembet ke 10 bangunan lain di sekitar lokasi.
Kebakaran menghanguskan gedung administrasi sekolah dengan kerugian material yang ditaksir mencapai Rp20 juta. Berkat penanganan cepat petugas, aset di sekitar lokasi yang diperkirakan bernilai sekitar Rp1 miliar berhasil diselamatkan dari ancaman kebakaran.
Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh Farid Miftahul Ramdhan (35), seorang karyawan swasta. Saat berada di kawasan sekolah, ia melihat kobaran api telah membesar dan berasal dari arah papan nama akrilik Gedung SMP Yayasan Waqaf Ar Risalah.
Melihat api terus membesar dan berpotensi menjalar ke bangunan lain, Farid segera menghubungi layanan darurat Dinas Damkar Kota Padang pada pukul 20.16 WIB.
Kepala Bidang Operasi dan Sarana Prasarana Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, Rinaldi, mengatakan laporan yang diterima langsung ditindaklanjuti oleh personel Peleton C. Satu menit setelah laporan masuk, petugas diberangkatkan dari Pos 4 Belimbing menuju lokasi kebakaran.
"Petugas kami langsung meluncur ke lokasi kejadian begitu menerima laporan dari warga. Meskipun jarak tempuh mencapai sekitar 13 kilometer dari Pos 4 Belimbing dengan kondisi medan jalan yang mendaki, tim tiba di tempat kejadian perkara tepat pukul 20.24 WIB atau sekitar tujuh menit setelah keberangkatan," ujar Rinaldi, Sabtu (25/7/2026).
Dua Armada dan 55 Personel Diterjunkan
Untuk menangani kebakaran tersebut, Damkar Kota Padang mengerahkan dua unit armada dan 55 personel. Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan pemadaman dan pendinginan hingga api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 21.01 WIB.
Proses pemadaman berlangsung sekitar 37 menit. Petugas juga menghadapi medan yang menanjak serta kondisi lokasi yang dipadati masyarakat dan para santri yang menyaksikan proses penanganan.
Meski demikian, api berhasil dilokalisasi di Gedung TU SMP Perguruan Islam Ar Risalah yang memiliki luas sekitar 150 meter persegi. Bangunan tersebut mengalami kerusakan berat akibat kebakaran.
Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki
Rinaldi menjelaskan, fokus utama petugas adalah mencegah kobaran api meluas ke fasilitas lain di lingkungan sekolah. Langkah itu berhasil mengamankan sedikitnya 10 bangunan yang berada di sekitar lokasi dari ancaman kebakaran.
"Prioritas utama personel di lapangan adalah melokalisasi kobaran api agar tidak merambat ke fasilitas pendukung lainnya. Alhasil, 10 bangunan di sekitar lokasi serta aset senilai kurang lebih Rp1 miliar berhasil kita selamatkan," katanya.
Berdasarkan pendataan Dinas Damkar Kota Padang, tidak ada korban jiwa, korban luka, maupun warga yang harus mengungsi karena objek yang terbakar merupakan gedung administrasi sekolah.
Hingga kini, penyebab pasti munculnya api yang diduga berasal dari area papan nama akrilik gedung masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Damkar Kota Padang mengimbau pengelola lembaga pendidikan dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran.(*)
Editor : Hendra Efison