Pabrik Indarung I Direvitalisasi, Sejarah Industri Dipertahankan dengan Fungsi Baru

Hendra Efison • Dipublikasikan Selasa, 8 September 2026 | 08:00 WIB
Revitalisasi Pabrik Indarung I mempertahankan nilai sejarah sekaligus memberi fungsi baru sebagai ruang publik dan pusat aktivitas kebudayaan masyarakat.
Revitalisasi Pabrik Indarung I mempertahankan nilai sejarah sekaligus memberi fungsi baru sebagai ruang publik dan pusat aktivitas kebudayaan masyarakat.

PADEK.JAWAPOS.COM — Pabrik Indarung I PT Semen Padang disiapkan memasuki fase baru melalui revitalisasi kawasan bersejarah yang tetap mempertahankan nilai cagar budaya. Fungsi sejumlah fasilitas industri yang sudah tidak digunakan akan diubah menjadi ruang publik dan pusat aktivitas kebudayaan.

Direktur Warisan Budaya Kementerian Kebudayaan Agus Widiatmoko mengatakan revitalisasi tidak semata-mata menyangkut pembenahan fisik kawasan. Pemanfaatan kembali ruang juga diperlukan agar keberadaan cagar budaya tetap relevan bagi masyarakat.

Hal itu disampaikan Agus saat mengunjungi kawasan Pabrik Indarung I, Jumat (4/9/2026).

Menurut Agus, sejumlah bagian kawasan yang sudah tidak berfungsi sebagai fasilitas industri dapat diberikan kehidupan baru tanpa menghilangkan karakter dan nilai sejarahnya.

“Artinya pabrik yang sudah tidak berfungsi, kalau digunakan, direvitalisasi, diubah penggunaannya sebagai pusat aktivitas budaya,” ujarnya.

Nilai Sejarah Tetap Dipertahankan

Konsep revitalisasi tersebut menempatkan pelestarian dan pemanfaatan dalam satu kerangka. Bangunan serta elemen bersejarah tetap dipertahankan, sementara fungsi ruang dikembangkan agar dapat digunakan masyarakat.

Salah satu contohnya adalah area kolam yang sudah tidak digunakan. Kementerian Kebudayaan merencanakan perubahan fungsi area tersebut menjadi amfiteater untuk pertunjukan seni dan kegiatan kebudayaan.

Agus juga menyebut kawasan Pabrik Indarung I nantinya akan dibuka secara luas sebagai ruang publik setelah proses revitalisasi berjalan.

Dengan pendekatan tersebut, kawasan tidak berhenti sebagai tempat untuk melihat peninggalan industri masa lalu, tetapi menjadi ruang interaksi masyarakat.

PT Semen Padang Sambut Fungsi Baru

Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang Win Bernadino mengatakan Pabrik Indarung I merupakan bagian penting dari perjalanan perusahaan dan sejarah industri semen nasional.

Ia menyambut baik upaya revitalisasi yang tetap menempatkan pelestarian sebagai bagian utama dalam pengembangan kawasan.

“Kami mengapresiasi kunjungan Direktur Warisan Budaya Kementerian Kebudayaan ke Cagar Budaya Nasional Pabrik Indarung I. Kunjungan ini semakin mengukuhkan keberadaan Pabrik Indarung I sebagai kawasan yang memiliki nilai sejarah dan warisan budaya yang penting,” ujar Win.

Menurut Win, fungsi baru kawasan harus tetap menjaga nilai sejarah yang melekat pada Pabrik Indarung I.

“Yang terpenting adalah bagaimana nilai sejarah kawasan ini tetap terjaga, sementara pada saat yang sama kawasan tersebut dapat memiliki fungsi baru yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Revitalisasi tersebut diharapkan membuat Pabrik Indarung I tetap menjadi pengingat perjalanan industri semen sekaligus berkembang sebagai ruang publik yang produktif.

Dengan demikian, pelestarian tidak berhenti pada menjaga bangunan, tetapi juga memastikan kawasan memiliki kehidupan dan manfaat bagi masyarakat di masa kini.(*)

Editor : Hendra Efison
revitalisasi cagar budaya pt semen padang Pelestarian Sejarah ruang publik Pabrik Indarung I