Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Penilaian Aset, Yayasan Thawalib Libatkan Pihak Ketiga

Novitri Selvia • Jumat, 28 Januari 2022 | 13:56 WIB
ASET: Yayasan Thawalib libatkan pihak ketiga lakukan penilaian aset.(IST)
ASET: Yayasan Thawalib libatkan pihak ketiga lakukan penilaian aset.(IST)
Yayasan Thawalib Padangpanjang menggandeng Kantor Jasa Penilai Publik Abdulah Fitriantoro & Rekan untuk melakukan penilaian aset Yayasan Thawalib. Langkah tersebut sebagai upaya dalam melakukan pendataan sekaligus penilaian terhadap aset yang dimiliki Yayasan Thawalib.

Ketua Umum Yayasan Thawalib Abrar, dan Sekretaris Umum Yayasan Thawalib Irwan Natsir, Kamis (27/1) mengatakan, salah satu program dari Yayasan Thawalib adalah melakukan pendataan dan penilaian terhadap aset yang dimiliki oleh yayasan.

“Ini telah menjadi program dari yayasan sehingga dalam pelaksanaannya mengandeng pihak ketiga yakni pihak yang menangani masalah penilaian asset,” ujar Abrar.

Dijelaskan Abrar, Yayasan Thawalib yang memiliki berbagai unit sekolah mulai dari PAUD, RAA, MTs Thawalib Putra dan Putri serta Kuliyatul Ulum El Islamiyah (KUI) Putra dan Putri memiliki tiga lokasi kampus di Padangpanjang. Selain itu juga memiliki ruko dan Masjid Maimuna Ali Wakag dari masyarakat kepada Yayasan Thawalib.

”Melihat lokasi kampus yang terletak ditiga lokasi di Padangpanjang serta aset yang dimiliki, maka program pendataan dan penilaian asset sudah seharusnya dilakukan,” kata Abrar.

Keinginan untuk dilakukannya pendataan dan penilaian aset tidak terlepas dari keberadaan Yayasan Thawalib sendiri sebagai lembaga masyarakat. Artinya, Yayasan Thawalib bukanlah sebuah yayasan milik keluarga atau kelompok, melainkan milik masyarakat dimana para pendiri dan tokoh-tokohnya sejak tahun 1911 sampai saat ini dari berbagai kalangan masyarakat dan dari berbagai daerah.

Sementara Sekretaris Umum Yayasan Thawalib Irwan Natsir mengatakan, latar belakang munculnya program pendataan aset dan penilaian sebagai upaya administrasi aset Yayasan Thawalib menjadi lebih jelas, baik dari segi pendataan maupun dari segi kepemilikannya. Sehingga dengan dilakukannya pendataan dan penilaian aset, maka Yayasan Thawalib memiliki data lengkap tentang aset tersebut.

Pendataan dan penilaian aset, kata Irwan Natsir juga tidak terlepas dari lokasi kampus yang dimiliki Yayasan Thawalib di Padangpanjang yang terletak di tiga tempat yakni di kelurahan Pasar Usang, dan dua lokasi di Kelurahan Guguk Melintang. Selain itu di atas kampus tersebut terdapat bangunan seperti bangunan sekolah, asrama, masjid dan berbagai hal lainnya.

Langkah pendataan asset dan penilaian itu, sebelumnya sudah disosialisasikan kepada seluruh kepala sekolah, guru asrama dan karyawan. Bahkan, berbagai kalangan di lingkungan Yayasan Thawalib menyampaikan data aset yang ada di masing-masing unit sekolah dan asrama.

Menjawab pertanyaan tentang tujuan dari pendataan dan penilaian aset, kata Irwan Natsir, langkah pendataan dan penilaian asset dimaksudkan agar tata kelola yayasan dapat dilakukan dengan baik memperhatikan asas akuntabilitas, dan transparan.

Pihak Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) Abdulah Fitriantoro & Rekan sebuah lembaga penilai dengan izin resmi dari Departemen Keuangan Republik Indonesia yang bekerjasama dengan Yayasan Thawalib untuk melakukan penilaian seluruh aset yang dimiliki oleh Yayasan Thawalib Padangpanjang. (cr6) Editor : Novitri Selvia
#yayasan thawalib padangpanjang #penilaian aset