Zmart berbentuk warung kecil yang bisa membantu perekonomian masyarakat yang membutuhkan. Sebelumnya mustahik mendaftarkan diri ke Baznas untuk mengikuti program tersebut.
Diresmikan Deputi II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Baznas RI Dr. H. M. Imdadun Rahmat, M.Si bersama Wakil Wali Kota Padangpanjang Drs. Asrul, Direktur Unit Usaha Syariah PT. Bank Permata Tbk Herwin Bustaman, Ketua Unit Pengelola Zakat Bank Permata Syariah Habibullah, dan jajaran Baznas Provinsi Sumatera Barat.
Imdadun mengatakan, Zmart telah beroperasi di 10 provinsi di Indonesia dengan 1.766 yang sudah berdiri. Tahun depan sudah direncanakan bertambah sebanyak 1.000 lagi, dengan capaian 2.500 pada 2023.
“Kami yakin target ini akan tercapai, karena Baznas tidak sendiri. Baznas memiliki mitra utama yaitu Bank Permata Syariah. Dalam program Zmart ini Bank Permata Syariah sudah berkontribusi di 50 unit di Sulawesi Selatan, 50 unit di Sumatera Selatan, dan 18 unit di Kota Padangpanjang,” ujarnya, Minggu (20/11).
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Padangpanjang yang begitu dekat dengan Baznas dalam menyejahterakan masyarakat dengan berbagai program. Seperti Padangpanjang Sehat, Padangpanjang Peduli, Padangpanjang Cerdas dan Padangpanjang Makmur, serta program-program lainnya seperti Zmart.
Wawako Asrul, mengapresiasi Baznas Kota Padangpanjang sangat luar biasa dengan banyaknya bantuan-bantuan yang disalurkan kepada yang membutuhkan, baik itu bidang usaha, kesehatan, sekolah, UMKM dan penanggulangan bencana.
“Kami dari Pemko sangat mengapresiasi program Zmart ini. Karena membantu masyarakat yang kurang mampu dalam mengelola dan membangun usaha mikronya. Ini sebagai bukti bahwa zakat mampu menjadi instrumen keuangan yang solutif di tengah problematika umat,” tuturnya. (*) Editor : Hendra Efison