Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Ground Breaking Huntara Padangpariaman, Menko PMK Tegaskan Percepatan Pemulihan Pascabencana Sumbar

Hendra Efison • Sabtu, 13 Desember 2025 | 15:34 WIB

Menko PMK Pratikno melakukan ground breaking 200 unit huntara di Padangpariaman sebagai langkah percepatan pemulihan korban bencana hidrometeorologi Sumbar, Sabtu (13/12/2025).
Menko PMK Pratikno melakukan ground breaking 200 unit huntara di Padangpariaman sebagai langkah percepatan pemulihan korban bencana hidrometeorologi Sumbar, Sabtu (13/12/2025).
PADEK.JAWAPOS.COM—Pemerintah pusat menegaskan komitmen mempercepat pemulihan masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi di Sumatera Barat melalui pembangunan hunian sementara (huntara).

Komitmen tersebut ditandai dengan ground breaking pembangunan huntara di Nagari Pasia Laweh, Kecamatan Lubuk Alung, Kabupaten Padangpariaman, yang dilakukan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) RI, Pratikno, Sabtu (13/12/2025).

Menko PMK Pratikno menyatakan pembangunan huntara merupakan langkah cepat pemerintah untuk memastikan warga terdampak dapat kembali menjalani kehidupan yang layak, aman, dan bermartabat.

“Hunian sementara ini bukan sekadar bangunan fisik, tetapi wujud kehadiran negara untuk memastikan masyarakat bisa kembali hidup dengan aman dan tenang,” ujar Pratikno.

Ia menegaskan penanganan bencana dilakukan secara terintegrasi, mulai dari tanggap darurat, rehabilitasi, hingga rekonstruksi, dengan melibatkan pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat.

“Koordinasi lintas kementerian, lembaga, TNI, Polri, dan pemerintah daerah menjadi kunci agar pemulihan berjalan cepat dan tepat sasaran,” katanya.

Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat terhadap masyarakat Sumbar yang terdampak bencana.

“Ground breaking huntara ini memberi harapan baru bagi masyarakat untuk bangkit dan kembali menjalani kehidupan yang lebih baik,” ujar Mahyeldi.

Ia memastikan Pemerintah Provinsi Sumbar akan mengawal proses pembangunan agar berjalan sesuai rencana dan kebutuhan masyarakat.

Di lokasi tersebut direncanakan dibangun 200 unit huntara di atas lahan seluas 1,74 hektare milik PLN, dengan pembiayaan dari anggaran Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Ground breaking turut dihadiri Sekretaris Utama BNPB Rustian, Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol Arif Gajah Mada, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Sumatera Barat.(*)

Editor : Hendra Efison
#huntara Padangpariaman #pemulihan pascabencana Sumbar #Menko PMK Pratikno #bencana hidrometeorologi Sumatera Barat