Pasar Rakyat Pariaman merupakan pasar yang dibangun menggunakan APBN yang dibangun oleh Pemerintah Pusat tahun 2020. Pasar ini kemudian diresmikan penggunaannya oleh Wapres RI Makruf Amin, April 2021 lalu.
Setahun berlalu, Pasar Rakyat Pariaman saat ini tak hanya menjadi tujuan belanja warga Kota Pariaman namun juga warga dari kabupaten tetangga seperti Padangpariaman, Agam, dan Pasaman.
Ade, pedagang sepatu di lantai 2 Kota Pariaman menyebut sejak awal diresmikan Pasar Rakyat Pariaman tak hanya dikunjungi oleh warga Kota Pariaman nanun juga warga dari daerah lainnya.
Apalagi pasar berlantai empat ini juga dilengkapi dengan fasilitas eskalator dan pujasera di lantai empat. Khusus lantai empat juga dilengkapi dengan taman dan pemandangan yang cukup indah.
" Alhamdulillah pembeli sepatu di toko saya itu tak hanya dari Pariaman namun juga dari Tiku, Lubukbasung Agam dan daerah tetangga lainnya," ujarnya.
Melihat antusias belanja pembeli dari daerah lain, Ade pun berusaha melengkapi dagangannya mulai dari sepatu perempuan, sepatu laki-laki hingga sepatu anak. Ada sepatu olahraga, sepatu kerja, sepatu dan sendal pesta dan sepatu anak dengan beragam pilihan.
Ia berharap omzet nya terus meningkat jelang ramadhan dan lebaran ini. Biasanya penjualan yang paling banyak itu seminggu jelang lebaran.
"Dari segi fasilitas dan keamanan Pasar Rakyat Pariaman ini jauh lebih bagus. Tentunya kami berharap ini menjadi nilai plus yang membuat pembeli datang kembali belanja di Pasar Rakyat Pariaman," ujarnya.
Sementara itu Wali Kota Pariaman Genius Umar bersyukur jika Pasar Rakyat Pariaman yang telah satu tahun beroperasional terasa manfaatnya bagi warga dan pedagang di Kota Pariaman bahkan bagi daerah tetangga.
Genius menyebut saat bertemu Presiden RI Jokowi di Bali beberapa waktu lalu, presiden menanyakan tentang Pasar Rakyat Pariaman. "Saya jelaskan bahwa Pasar Rakyat Pariaman sangat terasa keberadaannya dan mendukung perekonomian di Kota Pariaman. Alhamdulillah dua tahun terakhir saat pertumbuhan ekonomi daerah lain negatif, justru pertumbuhan ekonomi Pariaman, positif," ujarnya.
Hal ini tentu tak lepas dari keberadaan Pasar Pariaman yang menjadi pusat perekonomian dan transaksi di Kota Pariaman saat ini. Ia berharap pedagang dan warga turut menjaga kebersihan di Pasar Rakyat Pariaman sehingga Pariaman menjadi tujuan wisata sekaligus tujuan belanja di Sumbar. (*) Editor : Hendra Efison