PADEK.JAWAPOS.COM--Genius Umar, mantan Wali Jota Pariaman maju kembali sebagai bakal calon wali kota Pariaman, pada pilkada mendatang. Genius sudah mendaftar di dua partai, Partai Demokrat dan PAN. Bahkan di PAN, Genius telah melengkapi seluruh persyaratan dan dinyatakan diterima di PAN.
"Iya, Alhamdulillah saya sudah mengambil formulir pendaftaran di Partai Demokrat dan PAN. Kenapa dua partai ini, karena dua partai ini telah membuka pendaftaran dan keduanya memiliki visi yang kuat untuk membawa kemajuan bagi Kota Pariaman," ujar Genius Umar saat dihubungi Padang Ekspres, Rabu (1/5/2024).
Untuk Partai Demokrat, Genius Umar sedang melengkapi berkas yang menjadi syarat pendaftaran.
Seperti diketahui pada periode pertama jadi Wako Pariaman, Genius juga maju dari PAN. Hal ini yang kemudian menguatkannya untuk kembali mendaftar di PAN.
Apalagi saat ini PAN juga memiliki kursi di DPRD Kota Pariaman. PAN juga merupakan partai pendukung di pemerintah pusat dan Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan merupakan Ketua Umum PAN.
Sehingga hal ini nanti memudahkan untuk mensikronkan program pusat dengan program daerah dan menarik dana pusat ke daerah.
Bagaimana dengan Partai Demokrat? Genius memilih Partai Demokrat karena juga bagian dari partai pendukung pemerintah pusat dan Partai Demokrat memiliki visi yang sama dengannya untuk mencerdaskan bangsa.
Fakta di lapangan sebut Genius, banyak warga yang ingin agar program pendidikan gratis dari SD hingga SMA sederajat terus berlanjut. Begitu juga dengan program satu keluarga satu sarjana (Sagasaja) yang saat ini sudah berjalan terus dilanjutkan.
Program ini terbukti mampu meningkatkan derjat keluarga kurang mampu menjadi lebih baik karena putra/putri mereka mendapatkan pendidikan vokasi terbaik di perguruan tinggi sehingga begitu selesai mereka siap kerja.
Ketika ditanya siapakah yang menjadi pendamping Genius pada pilkada kali ini. Ia menyebut saat ini timnya tengah melakukan survey. Dalam hal ini sejumlah nama sudah mengapung.
Genius mengaku ia juga bergerak langsung ke masyarakat. Kembali menjaring aspirasi dari warga.
Sebagian besar memang berharap jalan tanpa anggaran yang dibuka secara gotong royong dua tahun terakhir sebelum habis masa jabatannya, agar segera diaspal.
"Jalan tersebut memang sangat dibutuhkan oleh masyarakat sekitar yang telah mengikhlaskan tanah pribadi mereka untuk dibuka menjadi jalan umum," tutupnya. (nia)
Editor : Hendra Efison