Kepala Dishub Kota Pariaman, Afwandi, menyampaikan bahwa rekayasa dilakukan guna mengantisipasi kemacetan dan menjamin keselamatan pengunjung maupun peserta acara.
“Kami menutup beberapa ruas jalan utama di sekitar Lapangan Merdeka dan Plaza Pariaman. Arus lalu lintas dialihkan, termasuk jalur kendaraan besar dan angkutan umum,” kata Afwandi, Sabtu (5/7/2025).
Detail Penutupan dan Pengalihan Jalan
Berdasarkan peta resmi yang dibagikan Dishub, penutupan jalan berlaku di kawasan strategis sekitar pusat acara. Berikut beberapa titik yang terdampak:
- Jalan di sekitar Terminal Lama, Simpang Tabuik, dan Pasar Pariaman ditutup total.
- Jalur dari Simpang Sianik ke Plaza Pariaman juga ditutup.
- Jalur Tabuik Subarang (kuning) dan Tabuik Pasa (merah) hanya digunakan untuk prosesi Hoyak Tabuik.
- Arus kendaraan dari Simpang Amadin dan Simpang Sianik dialihkan menuju jalur luar kota.
Lokasi Parkir dan Angkutan Umum
Dishub juga telah menyiapkan beberapa titik parkir resmi:
- Lapangan Parkir Nusantara
- Stasiun Kereta Api
- Hotel Nan Tongga (VVIP)
- Simpang Tugua Asean
Sementara, lokasi penempatan angkot dan angdes ditempatkan di dua titik utama: dekat Lapangan Parkir Nusantara dan wilayah Kp. Balacan.
“Kami imbau masyarakat mengikuti arahan petugas di lapangan dan menggunakan area parkir yang sudah disediakan agar tidak terjadi penumpukan kendaraan,” ujar Afwandi.
Rute Prosesi dan Titik Konsentrasi Massa
Prosesi utama Tabuik akan dimulai dari masing-masing jalur:
- Tabuik Pasa bergerak dari arah Simpang Balai Pemuda menuju Lapangan Merdeka.
- Tabuik Subarang bergerak dari arah Hotel Nan Tongga menuju titik penggabungan di Lapangan Merdeka.
Lapangan Merdeka dan kawasan sekitar Pasar Pariaman diprediksi menjadi pusat keramaian selama puncak perayaan, sehingga masyarakat diminta untuk mematuhi rambu dan instruksi petugas.
“Semua personel Dishub, Satpol PP, dan instansi terkait akan bersiaga penuh mengatur arus kendaraan dan pejalan kaki,” jelas Afwandi.
Penutupan Sementara Berlaku Sejak Pagi
Rekayasa lalu lintas ini akan dimulai sejak pukul 06.00 WIB hingga acara selesai pada sore hari. Dishub mengingatkan agar warga Kota Pariaman maupun pengunjung dari luar kota mempersiapkan rencana perjalanan lebih awal.
Perayaan Hoyak Tabuik merupakan agenda budaya tahunan yang menarik ribuan wisatawan, dengan prosesi puncaknya berupa penggabungan dan pelarungan dua tabuik ke laut sebagai simbolisasi tradisi Tabut.(*)
Editor : Hendra Efison