Dalam paparannya, Yota Balad menyebut evaluasi SAKIP menjadi momentum penting untuk meninjau kembali seluruh program dan kegiatan pemerintah daerah. Evaluasi ini bertujuan memastikan setiap target pembangunan tercapai secara efektif dan efisien.
“SAKIP bukan sekadar tentang predikat atau nilai, melainkan bagaimana kita mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, transparan, dan akuntabel demi kesejahteraan masyarakat,” ujar Yota Balad.
Ia menegaskan, Pemerintah Kota Pariaman berkomitmen menjalankan pemerintahan yang bersih, efektif, dan terpercaya sesuai misi keempat dalam RPJMD 2025–2029, yakni mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional, akuntabel, dan inovatif.
Meski menghadapi keterbatasan anggaran, Yota mendorong seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tetap berinovasi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik. “Mari jadikan evaluasi SAKIP ini sebagai sarana transformasi menuju birokrasi yang melayani, efisien, dan berorientasi hasil,” katanya.
Ia juga berharap tim evaluator dapat memberikan masukan konstruktif agar dapat segera ditindaklanjuti. “Kami ingin perbaikan ini tidak hanya untuk nilai, tapi untuk mewujudkan pelayanan publik yang terbaik bagi masyarakat,” pungkasnya.(*)
Editor : Hendra Efison