Pertemuan tersebut merupakan kelanjutan dari usulan yang sebelumnya telah disampaikan Yota Balad kepada Menteri PU melalui Wakil Ketua Komisi VI DPR, Andre Rosiade, pada September 2025 lalu.
Dalam pertemuan itu, Dody Hanggodo menginstruksikan Andre Rosiade dan Anggota Komisi V DPR RI, Zigo Rolanda, untuk memproses pembangunan pasar baru atau pasar basah di Kota Pariaman.
Selain pembangunan pasar, Yota Balad juga menyampaikan usulan peningkatan infrastruktur jalan yang dinilai mendesak karena tingginya mobilitas masyarakat dalam aktivitas sehari-hari.
Ruas jalan yang diusulkan untuk ditingkatkan antara lain dari Simpang Balai Naras menuju Lakuak Tarok, serta dari Simpang Tembok Desa Toboh Palabah menuju Simpang Lambang Air Santok.
Menurut Yota, sepanjang jalur tersebut terdapat sejumlah sekolah mulai dari tingkat SD, SMP hingga SMA/SMK, serta akses menuju kantor-kantor pemerintahan sehingga kondisi jalan yang memadai menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat.
Ia juga menyampaikan bahwa Kota Pariaman saat ini tengah beranjak menjadi destinasi wisata di tingkat regional Sumatera bahkan nasional, sehingga dukungan infrastruktur yang memadai menjadi faktor penunjang utama untuk meningkatkan daya tarik daerah.
Karena keterbatasan anggaran daerah, Yota berharap pembangunan pasar basah dan peningkatan jalan tersebut dapat didukung melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang berada di Kementerian PU.
Dody Hanggodo dalam kesempatan itu menyatakan dorongan terhadap pembangunan di Sumatera Barat, dengan menekankan bahwa kepala daerah harus aktif dan berada di garis terdepan dalam mengusulkan serta memperjuangkan pembangunan wilayahnya.
Ia menyampaikan bahwa Kementerian PUPR akan mendukung penuh usulan pembangunan daerah sepanjang proses dan koordinasi berjalan sesuai mekanisme yang berlaku.
Pertemuan tersebut juga dihadiri Wakil Menteri Tenaga Kerja RI Afriansyah Noor, Bupati Tanahdatar Eka Putra, serta sejumlah pejabat tinggi di lingkungan Kementerian PU.
Dengan adanya pertemuan ini, proses tindak lanjut pembangunan pasar basah dan peningkatan infrastruktur jalan di Kota Pariaman memasuki tahap koordinasi lanjutan antara pemerintah daerah, DPR RI, dan Kementerian PU.(*)
Editor : Hendra Efison