Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Pariaman Lepas 133 JCH Kloter 7, Berangkat dari Padang 1 Mei

Hendra Efison • Jumat, 1 Mei 2026 | 12:23 WIB
Wali Kota Pariaman Yota Balad bersama Wakil Wali Kota Mulyadi melepas 133 Jemaah Calon Haji (JCH) Kloter 7 Embarkasi Sumatera Barat di Balaikota Pariaman, Kamis (30/4/2026). Jemaah diberangkatkan menuju Embarkasi Padang sebelum terbang ke Tanah Suci.
Wali Kota Pariaman Yota Balad bersama Wakil Wali Kota Mulyadi melepas 133 Jemaah Calon Haji (JCH) Kloter 7 Embarkasi Sumatera Barat di Balaikota Pariaman, Kamis (30/4/2026). Jemaah diberangkatkan menuju Embarkasi Padang sebelum terbang ke Tanah Suci.

PADEK.JAWAPOS.COM — Wali Kota Pariaman Yota Balad bersama Wakil Wali Kota Mulyadi melepas 133 Jemaah Calon Haji (JCH) Kloter 7 Embarkasi Sumatera Barat di Balaikota Pariaman, Kamis (30/4/2026). Jemaah diberangkatkan menuju Embarkasi Padang sebelum terbang ke Tanah Suci.

Suasana pelepasan berlangsung haru. Keluarga mengantar dengan doa dan tangis, berharap jemaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan kembali ke tanah air dalam keadaan selamat.

Yota Balad mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan selama menjalankan ibadah haji. Ia menyebut kesempatan berhaji merupakan panggilan bagi umat yang terpilih.

“Jaga kesehatan, stamina, dan patuhi arahan petugas haji agar seluruh rangkaian ibadah dapat dijalani dengan baik,” ujarnya.

Baca Juga: Kasat Narkoba Polres Dharmasraya Edukasi Warga Siguntur tentang Bahaya Narkoba

Ia juga meminta petugas pendamping haji memberikan pelayanan maksimal, terutama bagi jemaah lanjut usia. “Dampingi, lindungi, dan layani jemaah dengan sabar serta responsif,” tegasnya.

Berdasarkan jadwal, JCH Kloter 7 akan diberangkatkan ke Mekkah dan Madinah dari Embarkasi Padang pada Jumat (1/5/2026) pukul 13.20 WIB. Kloter ini merupakan gabungan jemaah dari Pariaman dan Bukittinggi dengan total 393 orang.

Dari jumlah tersebut, JCH asal Pariaman sebanyak 133 orang, terdiri dari 55 laki-laki dan 78 perempuan. Jemaah tertua adalah Anwar Abdullah (83) dari Desa Balai, Kecamatan Pariaman Selatan, sedangkan termuda Atta Thariq Bestari (19) dari Desa Pungguang Ladiang.

Setibanya di Asrama Haji Tabing Padang, layanan kepada jemaah berlangsung cepat melalui sistem one stop service (OSS). Petugas membantu proses kedatangan, mulai dari penurunan barang hingga pendampingan jemaah lansia dengan fasilitas kursi roda.

Baca Juga: Tenggelam di Banjir Kanal Alai Parak Kopi, Pria Pencari Barang Bekas Ditemukan Meninggal 500 Meter dari LKP

Selain itu, layanan administrasi dilakukan dengan sistem jemput bola. Petugas mendatangi jemaah untuk membagikan gelang identitas, paspor, nomor kamar, hingga manifes penerbangan.

Salah seorang jemaah, Taslim, mengaku terbantu dengan sistem tersebut. “Semua dilayani di tempat. Kami hanya duduk, petugas yang datang membantu,” katanya.

Menurutnya, pola layanan ini membuat jemaah tidak kebingungan dan mengurangi antrean. Jemaah lansia juga mendapat prioritas tanpa harus menunggu lama.

Pola layanan terpadu ini berdampak pada kenyamanan jemaah, terutama dalam tahap awal keberangkatan yang rawan kelelahan. Sistem tersebut juga meminimalkan potensi penumpukan dan memastikan proses berjalan tertib.

Ke depan, petugas haji diminta terus menjaga kualitas layanan, sementara jemaah diimbau mengikuti seluruh arahan selama perjalanan dan pelaksanaan ibadah agar berjalan lancar.(*)

Editor : Hendra Efison
#Haji Sumbar 2026 #JCH Pariaman 2026 #Kloter 7 Padang #embarkasi padang #asrama haji tabing