Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Lomba Kolase 2026 di Pariaman Diikuti Ratusan Anak TK, Bunda PAUD Ingatkan Bahaya Gadget

ZikriNiati ZN • Jumat, 8 Mei 2026 | 18:31 WIB

 

Lomba kolase TK se-Kota Pariaman digelar di GOR Rajo Bujang. Bunda PAUD ingatkan bahaya gadget bagi tumbuh kembang anak usia dini.
Lomba kolase TK se-Kota Pariaman digelar di GOR Rajo Bujang. Bunda PAUD ingatkan bahaya gadget bagi tumbuh kembang anak usia dini.

PADEK.JAWAPOS.COM—Pemerintah Kota Pariaman mengapresiasi pelaksanaan Lomba Kolase tingkat Taman Kanak-Kanak (TK) se-Kota Pariaman yang digelar Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) di GOR Rajo Bujang, Karan Aur, Kamis (7/5/2026).

Bunda PAUD Kota Pariaman, Yosneli Balad, mengatakan kegiatan tersebut menjadi sarana penting dalam mendukung tumbuh kembang anak usia dini yang berada pada masa emas perkembangan.

“Pada masa ini, anak-anak diharapkan bisa melatih motorik supaya berkembang dengan tujuan membentuk karakter anak sejak dini. Biarkan anak-anak bermain dan berkumpul bersama teman-temannya tanpa HP atau gadget karena efeknya dapat menyebabkan kerusakan otak,” ujarnya saat membuka kegiatan.

Ia menilai lomba kolase dapat membantu anak meningkatkan konsentrasi, kreativitas, dan daya imajinasi melalui aktivitas seni yang edukatif.

Baca Juga: 4 Pelajar Pariaman Ikuti Seleksi Paskibra Sumbar 2026, Bidik Lolos Nasional

Menurut Yosneli, keberhasilan pendidikan anak tidak hanya diukur dari kemampuan membaca atau berhitung, tetapi juga pembentukan karakter, kreativitas, kemandirian, dan rasa percaya diri.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Pariaman, Hertati Taher, menyebut lomba tersebut menjadi wadah ekspresi anak-anak di tengah dominasi penggunaan teknologi digital.

“Kita ingin anak-anak kembali berinteraksi dengan tekstur, warna, dan melatih kesabaran mereka melalui seni kolase. Anak usia TK adalah generasi emas yang sedang berada dalam masa pertumbuhan terbaik,” katanya.

Ia menambahkan, melalui lomba itu anak-anak diajak belajar berani tampil, bersosialisasi, menghargai proses, dan percaya pada kemampuan diri sendiri.

Baca Juga: BMKG Padangpanjang Catat 21 Gempabumi di Sumbar Selama 7 Hari, Magnitudo Terbesar 4,6

Pantauan di lokasi, suasana lomba berlangsung meriah. Para siswa TK tampak antusias menempelkan berbagai bahan kolase dengan penuh konsentrasi. Sejumlah peserta menampilkan teknik penempelan detail dan perpaduan warna yang menarik perhatian para guru dan orang tua.

Pemerintah Kota Pariaman berharap sinergi antara pemerintah, sekolah, organisasi profesi, dan orang tua terus diperkuat guna menciptakan generasi yang cerdas, sehat, berkarakter, dan berdaya saing.

“Menang atau belum menang bukan hal utama. Yang terpenting adalah keberanian mencoba, semangat berkarya, dan kebahagiaan dalam belajar,” tutupnya.(*)

Editor : Hendra Efison
#lomba kolase Pariaman #TK Kota Pariaman #bahaya gadget anak #IGTKI Pariaman #Yosneli Balad