PADEK.JAWAPOS.COM– Sebanyak 14 grup band dari kabupaten dan kota se-Sumatera Barat tampil pada Gandoriah Music Fest yang digelar di Youth Centre GOR Rawang, Kota Pariaman, Kamis (2/7/2026) malam. Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Pariaman (HJK) ke-24.
Wali Kota Pariaman Yota Balad membuka festival tersebut dengan membawakan dua lagu bernuansa ska. Penampilan itu sekaligus menandai dimulainya Gandoriah Music Fest secara resmi.
Dalam sambutannya, Yota menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh kru yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut.
Menurutnya, Gandoriah Music Fest sejalan dengan visi dan misi Balad-Mulyadi untuk menjadikan Kota Pariaman sebagai kota tujuan wisata. Festival musik dinilai menjadi salah satu cara menghadirkan daya tarik sekaligus memberi ruang bagi generasi muda menyalurkan bakat di bidang seni.
"Sesuai dengan visi misi Balad-Mulyadi yang mana salah satu bunyinya yaitu menjadikan Kota Pariaman sebagai kota tujuan wisata. Salah satu cara untuk meramaikan wisata itu adalah dengan menggelar Gandoriah Musik Fest untuk melampiaskan jiwa seni anak-anak berbakat yang berada di Kota Pariaman," kata Yota.
Dorong Generasi Muda Berkegiatan Positif
Yota mengatakan pemerintah daerah akan terus mendorong kegiatan seni, budaya, dan olahraga sebagai wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi.
Menurutnya, aktivitas positif perlu terus diperbanyak agar anak-anak memiliki ruang berekspresi sekaligus terhindar dari berbagai pengaruh negatif.
"Kami ingin anak-anak Kota Pariaman ini bisa melampiaskan aktivitasnya kepada hal-hal yang positif. Selain olahraga, budaya dan seni harus kita galakkan di Kota Pariaman dengan tujuan menjauhkan anak-anak kita dari narkoba, LGBT, dan hal-hal negatif lainnya," ujarnya.
Ia juga mengajak generasi muda Kota Pariaman menjalani kehidupan dengan pikiran positif dan mengisi waktu dengan kegiatan yang bermanfaat. Dengan demikian, mereka diharapkan dapat menjadi contoh bagi generasi lainnya.
Kepada peserta lomba, Yota berpesan agar menjadikan kompetisi sebagai pengalaman untuk terus berkembang. Menurutnya, kemenangan maupun kekalahan merupakan bagian dari sebuah perlombaan.
Peserta yang berhasil meraih juara diminta tidak bersikap sombong, sedangkan peserta yang belum berhasil diminta tetap semangat karena kesempatan untuk meraih prestasi masih terbuka pada penyelenggaraan berikutnya.
Tiga Band Keluar Sebagai Juara
Yota berharap Gandoriah Music Fest dapat kembali digelar pada tahun depan dengan jumlah peserta yang lebih banyak.
"Insyaallah tahun depan kita akan buat lagi kegiatan seperti ini dengan peserta yang lebih banyak lagi kalau bisa kita akan buat levelnya untuk se-Indonesia," katanya.
Setelah kompetisi berlangsung sepanjang hari, dewan juri mengumumkan para pemenang Gandoriah Music Fest 2026.
Grup band Silika dari Kota Padangpanjang meraih juara pertama. Juara kedua diraih Scatter dari Kota Payakumbuh, sedangkan SCE dari Kota Padang menempati posisi ketiga.
Festival tersebut menjadi salah satu agenda dalam rangkaian Hari Jadi Kota Pariaman ke-24 yang melibatkan grup band dari berbagai daerah di Sumatera Barat sebagai ajang unjuk kemampuan di bidang musik.(*)
Editor : Hendra Efison