Nah, guna lebih menggali kemolekan potensi objek wisata ini, tim pengabdian masyarakat Unand menggunakan skim program kemitraan masyarakat membantu nagari membangun, melakukan penyusuran Sungai Guo ini. Kegiatan ini juga bagian dari memperingati Hari Sungai Dunia.
"Program berkelanjutan membantu Nagari membangun Sungai Guo Kuranji ini, didukung penuh Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPPM)," ujar Ketua Tim Dr Nurhamidah ST MT MEngSc didampingi anggotanya Reri Afrianita ST MT, Rina Sari, SP MSi, Ir Ahmad Junaidi MT MEngSc, Masril Syukur MSc, Rudy Ferial MT, serta beberapa mahasiswa.
Menurut Nurhamidah menyebutkan, kegiatan ini ditujukan untuk mengidentifikasi Sungai Guo dan anak anak sungai yang ada di daerah Desa Guo, baik potensi wisata maupun permasalahan morfologi sungainya. Lalu, memberikan kesadaran dan pemahaman kepada masyarakat akan arti pentingnya menjaga kelestarian sungai berkelanjutan bagi kehidupan.
"Kita juga mengikutkan mahasiswa S-1 Teknik Sipil Unand agar lebih memahami aspek morfologi sungai dan potensi sumber daya air yang dapat digali dan dimanfaatkan untuk kehidupan masyarakat. Di antaranya, sumber air baku, pembangkit energi listrik, irigasi dan lain-lain, sesuai dengan bidang keilmuan yang sedang dipelajari oleh mahasiswa tersebut," tambah Nurhamidah.
Nantinya, tambah Nurhamidah, pihaknya akan memberikan usulan dan masukan kepada masyarakat guna pengelolaan sungai yang dapat dijadikan objek wisata untuk meningkatkan perekonomian masyarakat setempat. Sekaligus, memberikan pengetahuan kepada masyarakat dalam membuat perencanaan yang baik guna menjadikan sungai sebagai objek wisata.
"Lewat kegiatan susur sungai ini, kita juga akan menentukan lokasi yang terbaik untuk dijadikan tujuan wisata olahraga jalan kaki yang terukur dan terjangkau. Serta, memetakan wilayah Daerah Aliran Sungai Guo," tukas dia dalam kegiatan yang juga dihadiri Mikrizal ST selaku Ketua KPS (Kelompok Peduli Sungai) Guo itu. (rdo) Editor : Hendra Efison