Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Ada Negeri di Atas Awan di Agam! "Puncak Data", Destinasi Berburu Swafoto!

Novitri Selvia • Jumat, 24 Juni 2022 | 10:17 WIB
Photo
Photo
Jika ingin menikmati keindahan dua gunung ikon Provinsi Sumbar, yakni Gunung Singgalang dan Marapi, objek wisata Puncak Data patut dikunjungi. Di sana pengunjung bisa merasakan sensasi berada di negeri di atas awan. Seperti apa keindahannya?

PUNCAK Data atau “Negeri di Atas Awan”, begitulah warga sekitar menyebut destinasi wisata yang satu ini. Bagaimana tidak, pengunjung akan merasakan sensasi bagaikan berada di atas awan.

Negeri di atas awan itu berlokasi di Puncak Data, Jorong Bukikapik, Nagari Padangtarok, Kecamatan Baso, Kabupaten Agam atau berbatasan langsung dengan Kabupaten Tanahdatar.

Untuk menuju Puncak Data, pengunjung bisa mengakses dari dua jalur berbeda. Pertama bisa melalui jalan raya Bukittinggi-Batusangkar dan lewat jalan raya Bukittinggi-Payakumbuh.

Kalau melalui jalan raya Bukittinggi-Payakumbuh, pengunjung masuk dari Simpang Tarok, Kecamatan Baso, Kabupaten Agam (tidak jauh dari Kampus IPDN Baso). Kemudian, ikuti saja jalan yang beraspal, lalu akan menemukan jalan sedikit menanjak.

Tidak jauh dari jalan menanjak, pengujung akan menemukan pertigaan (ada warung). Lalu berbelok ke kanan dan jalan menanjak lagi. Tidak berapa lama pengujung akan menemukan Puncak Data.

Untuk akses jalan satu ini, disarankan pengunjung mengendarai kendaraan yang kuat untuk menanjak. Karena jalan yang mendaki, baik roda dua maupun roda empat. Tapi tidak disarankan untuk bus.

Dari Simpang Padangtarok ke Puncak Data memakan waktu sekitar 10 menit atau sekitar empat kilometer perjalanan. Jika melalui akses jalan raya Bukittinggi-Batusangkar, pengunjung bisa melewati Simpang Puncakalai, Tajuangalam, Kabupaten Tanahdatar.

Dari Simpang Puncakalai, jalan menuju negeri di atas awan tidak memakan waktu lama, yakni sekitar lima menit. Tetapi kalau dari Simpang Baso ke Puncakalai lumayan jauh, jika dibandingkan melalui Simpang Padangtarok.

Sebelum menuju ke Puncak Data, baik melalui jalan Bukittinggi-Payakumbuh atau Bukittinggi-Tanahdatar, pengunjung akan disuguhi pemandangan indah di sepanjang jalan. Mulai dari perbukitan hingga hamparan ladang petani sepanjang jalan.

Sesampai di lokasi, pengunjung akan merasakan udara sejuk khas perdesaan yang membuat kulit merinding. Jika nasib baik, pengujung akan mendapatkan view “Negeri di Atas Awan”.

Di destinasi wisata satu ini, selain bisa berswafoto dengan background awan serta perbukitan, pengunjung juga bisa berswafoto dengan background dua gunung, yakni Gunung Marapi dan Gunung Singgalang di sisi barat Puncak Data.

Salah satu pengelola Puncak Data Dafrial, 36, menyebutkan, kalau pengunjung ingin mendapatkan view atau pemandangan “Negeri di Atas Awan”, disarankan untuk datang sekitar pukul 06.30. “Biasanya untuk bisa melihat pemadangan indah itu, yakni pukul 06.30 hingga pukul 09.00 itu jadwalnya,” ujar Dafrial kepada Padang Ekspres.

Sedangkan untuk menikmati beberapa wahana, seperti tempat berswafoto, pengunjung cukup membayar Rp 5 ribu per kepala. Tapi bagi pengujung yang membawa anak umur tujuh tahun ke bawah, maka tidak dipungut biaya.

Di tempat yang ia kelola dengan keluarganya ini, ada sejumlah warung lengkap dengan aneka menu makanan dan minuman, yang dilengkapi dengan sejumlah fasilitas seperti kamar mandi dan tempat shalat.

Salah satu pengujung sekaligus seorang fotograper, Erison J Kambari yang kebetulan sadang asyik memotret mengatakan, Puncak Data adalah salah satu destinasi wisata yang selalu ia datangi.

“Niat awal ke Puncak Lawang dengan anak, tetapi saya lihat ke arah Payakumbuh (dari Bukittinggi) terlihat cerah, lalu saya datang lagi ke sini. Alhamdulillah, saya mendapatkan beberapa foto yang bagus,” ungkapnya. (***) Editor : Novitri Selvia
#negeri di atas awan #kabupaten agam #Berburu Swafoto #Puncak Data