Kedatangan rombongan tersebut disambut Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Tanahdatar Hendri Agung Indrianto.
Rombongan dengan total 27 orang diketuai oleh Weno Aulia Durin. SSEAYP merupakan program pengembangan pemuda yang diselenggarakan oleh pemerintah Jepang dan mendapat dukungan pemerintah sepuluh negara ASEAN dengan tujuan promosi kebersamaan, kesepahaman antara para pemuda di negara Asean serta membentuk karakter kepemimpinan yang membuat hubungan antar negara menjadi harmonis.
Hendri Agung Indrianto menyampaikan selamat datang di Istano Basa Pagaruyung yang merupakan salah satu ikon destinasi pariwisata Tanahdatar dan Sumatera Barat.
"Tanahdatar memiliki beragam potensi wisata, mulai dari wisata sejarah, adat dan budaya, wisata alam dan wisata minat khusus. Selain itu ada beragam iven yang dapat dikunjungi yang menjadi agenda rutin pemerintah daerah, seperti Alek Pacu Jawi dan Pacu Kuda yang sudah terkenal ke mancanegara serta pagelaran Festival Satu Nagari Satu Event yang mengangkat kekayaan budaya, seni dan kuliner di masing-masing nagari di Kabupaten Tanahdatar," terang Hendri Agung.
Dia berterima kasih kepada para tamu SSEAYP telah berkunjung ke Tanahdatar. "Semoga menikmati destinasi wisata di sini dan jangan lupa bantu kami promosikan di negara bapak ibu potensi pariwisata yang ada di sini," hadapnya.
Sementara itu salah seorang rombongan SSEAYP Tuti Tiristiati dari Jawa Barat yang baru pertamakali ke Tanahdatar cukup terkesima melihat kemegahan Istano Pagaruyung.
"Ini sebuah heritage yang masih terjaga. Apalagi sebagai kita yang khusus orang Indonesia masih bisa menyaksikan bangunan bersejarah ini lengkap dengan informasinya serta dapat merasakan menggunakan pakaian adat Minangkabau," pungkas Tuti.
Selain mengunjungi Istano Basa Pagaruyung, rombongan SSEAYP juga dijamu makan bajamba di Istano Silinduang Bulan.(rel) Editor : Admin Padek