Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Objek Wisata Matobe, Sipora Selatan: Nikmati Indahnya Pantai Sambil Seruput Kelapa Muda

Novitri Selvia • Jumat, 8 Desember 2023 | 11:14 WIB
PASIR PUTIH: Seorang pengunjung Pantai Matobe berfoto di tengah pasir putih Pantai Matobe, beberapa waktu lalu.(NETTY T FOR PADEK)
PASIR PUTIH: Seorang pengunjung Pantai Matobe berfoto di tengah pasir putih Pantai Matobe, beberapa waktu lalu.(NETTY T FOR PADEK)
Salah satu objek wisata pantai yang cukup favorit saat ini di Kecamatan Sipora Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai adalah Pantai Matobe. Kawasan pantai ini menjadi alternatif berwisata bersama keluarga sembari menikmati indahnya
pasir Pantai Matobe dan disuguhi minuman kelapa muda nan segar. Seperti apa ceritanya?

Pantai Matobe berada di Desa Matobe, Kecamatan
Sipora Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai. Hanya butuh waktu lebih kurang 30 menit untuk sampai ke lokasi menggunakan jasa bus Damri dari Dermaga Tuapejat, dengan tiket Rp 6 ribu per kepala.

Istimewanya, Pantai Matobe yang berada di antara perbatasan Kecamatan Sipora Utara dan Sipora Selatan ini, sangat dekat dengan Bandar Udara Mentawai (BUM). Dari BUM menuju Pantai Matobe hanya berjarak lebih kurang dua kilometer. Kawasan Pantai Matobe menjadi alternatif bagi pengunjung untuk melepas penat bekerja ataupun sekedar melepas lelah selama perjalanan.

Salah seorang pengunjung asal Sioban Witri, 30, mengaku, Pantai Matobe marupakan pantai yang cukup menyenangkan bagi keluarga. Ia mengatakan, hampir setiap akhir pekan selalu membawa anggota keluarganya bersantai ria di kawasan Pantai Matobe tersebut.

“Selain memang pantainya terawat dan lingkungannya bersih, kita juga disuguhkan berbagai menu makanan dan minuman yang disediakan oleh sejumlah warung yang ada di sekitar pantai. Termasuk juga minuman kelapa muda,” ujarnya.

Menurut dia, destinasi Pantai Matobe cukup strategis jika ditata atau dikelola dengan baik. Selain penataan, kata dia, juga dibutuhkan keterlibatan pelaku UMKM yang ada di sekitar desa Matobe dan yang lainnya.

Apalagi, sebagai kawasan wisata yang berada dekat dengan Bandar Udara Mentawai, tentunya juga harus didukung dengan hasil kerajinan tangan sebagai oleh-oleh atau buah tangan.

Kepala Desa Matobe, Wisman Tamburin kepada wartawan, Kamis (7/12) mengatakan, wacana pengembangan objek wisata Pantai Matobe sudah ada. Namun, kata dia, hal itu juga tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak.

“Saat ini, kunjungan wisatawan ke Pantai Matobe memang belum begitu signifikan. Namun, hampir setiap akhir pekan selalu ramai pengunjung. Ini juga tidak terlepas dari faktor abrasi pantai di kawasan Pantai Matobe karena gelombang pasang naik,” ungkapnya.

Selain itu, kata dia, beberapa waktu lalu, Pemkab Mentawai melalui Dinas PUPR Kepulauan Mentawai juga telah membantu penanganan abrasi tersebut. Ke depan, kawasan Pantai Matobe ini perlu ditata dan dikelola lebih baik lagi yang dapat menunjang ekonomi masyarakat.

“Cita-cita kita, tentu ada. Namun, semua itu butuh waktu dan anggaran yang besar. Namun, saat ini, pelaku usaha di sekitar Pantai Matobe masih terus aktif berusaha di kawasan pantai. Harapan kita ke depan, potensi pariwisata Pantai Matobe ini juga mendapat perhatian dari pemerintah,” pungkasnya. (ARIF RD— Mentawai) Editor : Novitri Selvia
#desa Matobe #wisata #Pantai Matobe #Dinas PUPR Kepulauan Mentawai #wisata pantai #Wisman Tamburin #Sipora Selatan