Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

TP2 DEWI Apresiasi Komitmen Pemprov Sumbar Majukan Desa Wisata, Zuhrizul Ingatkan Soal Toilet dan Sanitasi

Heri Sugiarto • Jumat, 9 Agustus 2024 | 17:20 WIB

Ketua Tim Pengembangan dan Pemberdayaan Desa Wisata Sumatera Barat (TP2 DEWI), M Zuhrizul. (Foto: Dok. PRI)
Ketua Tim Pengembangan dan Pemberdayaan Desa Wisata Sumatera Barat (TP2 DEWI), M Zuhrizul. (Foto: Dok. PRI)
PADEK.JAWAPOS.COM-Ketua Tim Pengembangan dan Pemberdayaan Desa Wisata Sumatera Barat (TP2 DEWI), M Zuhrizul, menyampaikan apresiasi kepada Pemprov Sumbar atas komitmen kuat dalam mengembangkan pariwisata berbasis desa wisata.

Hal itu disampaikan Zuhrizul merespons penghargaan yang diterima Gubernur Sumbar, Mahyeldi, dalam ajang Pimpinan Daerah Award 2024 di JCH INews Tower, Jakarta, Kamis (8/8/2024).

Penghargaan yang diterima Mahyeldi dianggap sebagai bukti nyata dari dedikasi Pemprov Sumbar dalam membangun sektor pariwisata yang berkelanjutan melalui pengembangan desa wisata.

"Ini adalah bentuk apresiasi terhadap Pemprov Sumbar yang telah menunjukkan komitmen dalam membangun pariwisata berbasis desa," kata Zuhrizul, Jumat (9/8/2024).

Zuhrizul menambahkan bahwa komitmen Pemprov Sumbar itu terealisasi di lapangan berkat dukungan para pegiat pariwisata yang bekerja sukarela di lapangan.

"Untuk itu, kita juga sangat berterima kasih atas dedikasi teman-teman pengurus TP2 DEWI Sumbar dan pegiat wisata yang dengan sukarela melakukan pendampingan ke desa-desa wisata," ungkapnya.

Ke depan, Zuhrizul berharap pondasi yang sudah baik dalam pengembangan desa wisata akan menjadi prioritas utama pemprov dalam pembangunan pariwisata di Sumbar.

"Pembangunan desa wisata sangat penting untuk meningkatkan ekonomi di nagari-nagari yang memiliki potensi wisata. Saat ini, terdapat 320 desa wisata tersebar di Sumatera Barat. Namun, masih ada tantangan terkait sarana akomodasi, terutama masalah toilet dan sanitasi, yang sering menjadi alasan wisatawan ragu untuk menginap di desa wisata," jelasnya.

Zuhrizul mencontohkan Desa Wisata Kampung Minang di Sijunjung, di mana pemerintah daerah membantu membangun toilet yang layak di beberapa rumah adat yang dijadikan homestay, dengan dukungan CSR dari Bank BCA.

"Dengan adanya homestay yang layak, wisatawan kini mulai memutuskan untuk menginap di rumah-rumah gadang yang kita jadikan homestay, yang tentunya berdampak positif terhadap ekonomi masyarakat lokal," tambahnya.

Sebagai salah satu inisiator Desa Wisata Kampuang Adat Sijunjung dan Geopark Silokek Sijunjung, Zuhrizul menegaskan pentingnya perhatian pemerintah provinsi dan kabupaten/kota terus dilakukan pada program-program pengembangan desa wisata ke depannya.

Sementara itu, Gubernur Mahyeldi menyatakan bahwa Pemprov Sumbar memiliki komitmen besar untuk mempercepat pembangunan daerah yang madani, unggul, dan berkelanjutan.

Komitmen ini tercermin dalam misi ke-5 Pemprov Sumbar, melalui program penguatan ekonomi kreatif (Ekraf) dalam industri pariwisata.

"Salah satu bentuk implementasi dari misi tersebut yakni, mengembangkan destinasi bertaraf internasional. Saat ini, Sumbar juga memiliki 19 objek wisata unggulan, pengembangannya menjadi salah satu skala prioritas dan ditetapkan sebagai salah satu program unggulan daerah," kata Mahyeldi.

Mantan wali kota Padang itu menambahkan, salah satu buah dari program unggulan di sektor pariwisata itu adalah keberhasilan dalam mengembangkan desa wisata.

"Keberhasilan itulah yang menjadi dasar, kenapa kita menerima penghargaan Pimpinan Daerah Award 2024 ini," imbuhnya.(*)

Editor : Heri Sugiarto
#pemprov sumbar #M Zuhrizul #Pimpinan Daerah Award 2024 #desa wisata #TP2 Dewi Sumbar #infrastruktur desa #homestay Desa Wisata #Mahyeldi #penghargaan pariwisata