Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Desa Wisata Perkampungan Adat Nagari Sijunjung Raih Penghargaan ASEAN 2025 di Malaysia

Heri Sugiarto • Sabtu, 11 Januari 2025 | 17:18 WIB

Desa Wisata Perkampungan Adat Nagari Sijunjung Raih Penghargaan ASEAN 2025 di Malaysia. (Foto: Jadesta)
Desa Wisata Perkampungan Adat Nagari Sijunjung Raih Penghargaan ASEAN 2025 di Malaysia. (Foto: Jadesta)
PADEK.JAWAPOS.COM-Desa Wisata Perkampungan Adat Nagari Sijunjung di Kabupaten Sijunjung, Provinsi Sumbar, mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.

Desa ini berhasil meraih penghargaan bergengsi dalam ajang ASEAN Tourism Award (ATA) 2025 untuk kategori The 5th ASEAN Homestay Award.

Penghargaan ini bentuk pengakuan atas kontribusi Desa Wisata Perkampungan Adat Nagari Sijunjung dalam mengembangkan pariwisata berkelanjutan di tingkat ASEAN.

Perwakilan Desa Wisata Nagari Sijunjung diundang untuk menghadiri acara ASEAN Tourism Standard Award Ceremony yang akan diselenggarakan pada Senin, 20 Januari 2025, di Persada Johor Convention Centre, Johor Bahru, Malaysia.

Acara malam penyerahan penghargaan tersebut akan dihadiri Menteri Pariwisata, Seni dan Budaya Malaysia YB Dato Sri Tiong King Sing bersama menteri pariwisata ASEAN lainnya.

Informasi penerimaan penghargaan tersebut disampaikan Ketua Tim Pengembangan dan Pemberdayaan Desa Wisata Sumbar (TP2 Dewi Sumbar) M Zuhrizul dan Manajer Geopark Ranah Minang Silokek Ridwan, Sabtu (11/1/2025).

"Keberhasilan ini menjadi kebanggaan tidak hanya bagi masyarakat setempat, tetapi juga bagi sektor pariwisata Indonesia secara keseluruhan, khususnya Sumbar," ungkap Zuhrizul.

Zuhrizul sangat tahu betul bagaimana kemajuan desa wisata ini karena sejak awal telah masuk dan memberdayakan para pegiat di Perkampungan Adat Nagari Sijunjung didukung penuh bupati, wabup hingga sekda.

Penghargaan ini, kata Zuhrizul, menegaskan bahwa ini satu lagi bukti bahwa semakin kuat budaya yang ditonjolkan semakin tinggi nilai pariwisatanya. "Tren wisata dunia menuju wisata peradaban, bukan lagi objek wisata," imbuhnya.

Kekayaan Budaya dan Alam Nagari Sijunjung

Desa Wisata Perkampungan Adat Nagari Sijunjung terletak di Kecamatan Sijunjung, Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat.

Desa ini merupakan bagian dari Geopark Nasional Ranah Minang Silokek dan dikenal dengan julukan "Lorong Waktu Minangkabau".

Dengan 76 rumah adat berusia ratusan tahun yang masih terjaga keasliannya, desa ini menjadi cagar budaya nasional.

Sebanyak 40 rumah gadang juga berfungsi sebagai homestay untuk wisatawan, menawarkan pengalaman unik menginap dalam balutan budaya Minangkabau.

Pengunjung dapat menikmati kuliner khas seperti Galamai, Lomang Panggang, dan Makan Bajamba, serta berbelanja kerajinan tradisional seperti songket buatan tangan ibu-ibu penghuni rumah gadang.

Desa ini juga rutin menggelar festival tahunan seperti Bakaua Adat dan Mambantai Kerbau, tradisi turun-temurun yang masih dilestarikan.

Nagari Sijunjung sebelumnya telah meraih sejumlah penghargaan, di antaranya.Juara II Nasional dalam Anugerah Pesona Wisata Indonesia 2019 untuk kategori Perkampungan Adat.

"Penghargaan ini diharapkan semakin meningkatkan daya tarik wisata Desa Wisata Perkampungan Adat Nagari Sijunjung dan menjadi inspirasi bagi desa-desa wisata lainnya di Indonesia," kata Zuhrizul.(*)

Editor : Heri Sugiarto
#ASEAN Tourism Award 2025 #Budaya Minangkabau #Homestay Nagari Sijunjung #Geopark Ranah Minang Silokek #penghargaan asean #wisata indonesia #Festival Bakaua Adat #Zuhrizul #Desa Wisata Perkampungan Adat Nagari Sijunjung