Peluncuran ini turut menampilkan demo situs web dan media digital Desa Wisata Silungkang Oso, berisi profil destinasi, kuliner, budaya, dan UMKM lokal, serta video dokumenter karya mahasiswa tentang keindahan desa tersebut.
Inisiatif ini merupakan kolaborasi antara Universitas Negeri Padang (UNP) dan Pemerintah Kota Sawahlunto dalam mengembangkan pariwisata berbasis teknologi digital.
Acara tersebut dihadiri sejumlah pejabat penting, di antaranya Kepala Dinas Kominfo Sumbar Rudy Rinaldy, Sekda Kota Sawahlunto Rovanly Adams, Ketua DPRD Susi Haryati, Ketua Pengadilan Negeri Tofan Husma Pattimura, serta Direktur Kemahasiswaan dan Alumni UNP Asep Sujana Wahyuri.
Kadis Kominfo Sumbar, Rudy Rinaldy, menegaskan pentingnya digitalisasi sebagai langkah strategis menuju kemajuan desa.
“Digitalisasi adalah pintu menuju masa depan desa. Melalui program ini, potensi wisata dan budaya bisa dipromosikan secara lebih luas. Silungkang Oso menjadi contoh konkret transformasi digital dari desa,” ujarnya.
Kepala Desa Ferdinal menyebut program tersebut memberi identitas digital yang kuat bagi desanya.
“Masyarakat kini memahami cara mempromosikan wisata dan mengelola konten digital. Mahasiswa membawa energi positif dan semangat baru bagi warga,” ungkapnya.
Sementara Asep Sujana Wahyuri dari UNP menilai program ini sebagai wujud nyata tridharma perguruan tinggi. “PPK Ormawa bukan sekadar kegiatan mahasiswa, tetapi bentuk kontribusi langsung kampus bagi desa,” ujarnya.(*)
Editor : Hendra Efison