Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto mengajak ribuan pelari untuk menikmati keindahan Bukittinggi melalui rute spektakuler yang melintasi Geopark Ngarai Sianok.
“Mari kita jaga stamina dan semangat serta nikmati setiap langkah menyapa alam Minangkabau,” ujarnya dalam video testimoni kepada panitia, kemarin.
Menurut Brian, MGR 2025 tidak hanya menyehatkan, tapi juga mengenalkan keindahan alam dan budaya Minangkabau kepada dunia.
Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menilai kegiatan ini menjadi ajang memperkuat semangat olahraga sekaligus memperkenalkan potensi wisata Sumatera Barat.
“Kita tidak hanya berlari, tapi juga menjelajahi kekayaan alam dan budaya Minangkabau,” katanya. Ia menegaskan dukungan terhadap pengembangan sport tourism nasional.
Sementara itu, Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, menyebut MGR 2025 sebagai simbol sportivitas dan kebersamaan. Ia mengajak peserta menikmati setiap langkah dengan penuh semangat.
“Nikmati prosesnya, keindahan alam, budaya, dan kuliner Minangkabau,” ujarnya.
Trenggono menambahkan dalam logat Minang, “Salam sehat sanak sadonyo, Basamo kito mambangun nagari!” yang berarti ajakan bagi seluruh masyarakat untuk membangun negeri bersama.
Ia menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar lomba, tapi juga bentuk cinta terhadap alam dan budaya Minangkabau.
Dukungan juga datang dari Menteri Pekerjaan Umum, Dodi Hanggodo. Ia menilai MGR 2025 sebagai perjalanan jiwa yang menumbuhkan rasa syukur.
“Setiap langkah peserta adalah pesan untuk menjaga bumi dan merawat budaya,” katanya.
Dodi mengatakan bahwa pembangunan infrastruktur harus sejalan dengan pembangunan manusia yang aktif dan mencintai lingkungannya.
Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, mengapresiasi peran MGR 2025 dalam promosi pariwisata Indonesia.
“Ajang ini memperkenalkan keindahan Bukittinggi sekaligus mendukung sport tourism nasional,” ujarnya. Ia berharap kegiatan ini memperkuat citra pariwisata Indonesia di mata dunia.
Inisiator Minang Geopark Run, Yv Tri Saputra, menyampaikan bahwa dengan dukungan lintas kementerian, MGR 2025 menjadi momentum untuk memperkuat harmoni antara alam, budaya, dan masyarakat.
Kegiatan ini ditargetkan menarik ribuan peserta dari berbagai daerah di Indonesia. "Insya Allah Geopark Run Series 2026 terdiri dari: Ciletuh Geopark Run (Q1) di Sukabumi, Belitong Geopark Run (Q2) di Pulau Belitung, Ijen Geopark Run (Q3) di Jawa Timur, dan Minang Geopark Run (Q4) di Sumatera Barat,” ujarnya, Selasa (11/10/2025).
Yv Tri Saputra memastikan bagi pelari yang menyelesaikan empat seri tersebut, akan tersedia medali dan jersey khusus Geopark Run Series sebagai pencapaian dan kebanggaan. "Iven ini akan menularkan semangat sport tourism ke seluruh kawasan geopark di Indonesia," katanya.(*)
Editor : Heri Sugiarto