Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

37.699 Wisman Berkunjung ke Agam Sepanjang 2025

Putra Susanto • Jumat, 23 Januari 2026 | 11:13 WIB
MAGNET WISATA: Sejumlah wisatawan tengah menikmati keindahan wisata Linggai Park di Duokoto, Tanjungraya, Agam, beberapa waktu lalu.(PUTRA/PADEK)
MAGNET WISATA: Sejumlah wisatawan tengah menikmati keindahan wisata Linggai Park di Duokoto, Tanjungraya, Agam, beberapa waktu lalu.(PUTRA/PADEK)

PADEK.JAWAPOS.COM-Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Kabupaten Agam melonjak tajam sepanjang 2025.

Di tengah kondisi daerah yang sempat porak-poranda diterjang bencana alam, Agam justru mencatat pertumbuhan kunjungan wisman yang signifikan.

Data Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Agam mencatat, total kunjungan wisman pada 2025 mencapai 37.699 orang, melonjak lebih dari dua kali lipat dibandingkan tahun 2024 yang hanya 17.286 orang.

Dari sisi kebangsaan, Malaysia masih menjadi pasar utama pariwisata Agam. Sepanjang 2025, jumlah wisman asal negeri jiran itu mencapai 28.651 orang, naik drastis dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat 14.984 orang.

Lonjakan juga terjadi dari negara tetangga lainnya. Wisatawan asal Brunei Darussalam meningkat signifikan dari 1.722 orang pada 2024 menjadi 6.380 orang pada 2025.

Sementara kunjungan dari negara-negara Eropa seperti Inggris, Italia, Jerman, Spanyol, hingga Rusia juga menunjukkan tren peningkatan.

Kepala Disparpora Agam, Khasman Zaini, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil dari berbagai upaya promosi pariwisata serta pembenahan tata kelola destinasi yang terus dilakukan pemerintah daerah, meski dihadapkan pada dampak bencana alam.

“Alhamdulillah, tren kunjungan wisatawan mancanegara ke Kabupaten Agam pada 2025 menunjukkan peningkatan yang sangat positif. Ini menandakan Agam semakin dikenal sebagai destinasi wisata unggulan, khususnya bagi wisatawan Malaysia dan Asia Tenggara,” ujarnya, Kamis (22/1).

Menurut Khasman, kedekatan budaya, kemudahan akses, serta promosi destinasi unggulan menjadi faktor penting meningkatnya kunjungan wisman.

Ada sejumlah destinasi tetap menjadi magnet utama wisatawan asing seperti bunga rafflesia, Danau Maninjau hingga Desa Wisata Sungaibatang.

“Panorama Linggai Park di tepian Danau Maninjau, keberadaan bunga langka rafflesia di Palupuh, hingga wisata budaya seperti Museum Buya Hamka tetap diminati wisatawan mancanegara,” katanya.

Ia menambahkan, pemerintah daerah terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan, kebersihan destinasi, serta memperkuat kolaborasi dengan pelaku pariwisata dan masyarakat, seiring dengan proses pemulihan pascabencana.

“Ke depan, target kami bukan hanya peningkatan jumlah kunjungan, tetapi juga lama tinggal dan belanja wisatawan, sehingga sektor pariwisata benar-benar menjadi penggerak ekonomi daerah dan manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegasnya. (ptr)

Editor : Novitri Selvia
#Khasman Zaini #Panorama Linggai Park #danau maninjau #Disparpora Agam