Sikabu View berlokasi di kawasan Sikabu-kabu, kaki Gunung Sago, dan berkembang sebagai tempat ngopi serta camping ringan dengan mengandalkan lanskap alam terbuka dan panorama Kota Payakumbuh dari ketinggian.
Pantauan pada Jumat sore (30/1/2026) menunjukkan pengunjung mulai berdatangan sejak menjelang senja.
Area luar ruang dipenuhi kelompok anak muda yang duduk santai, menikmati kopi, berbincang, dan mengabadikan pemandangan kota saat lampu malam mulai menyala.
Konsep yang diusung Sikabu View cenderung sederhana dan minim ornamen.
Pengelola memaksimalkan udara sejuk pegunungan, ruang terbuka, dan suasana tenang sebagai daya tarik utama.
Halim (24), karyawan swasta asal Kota Payakumbuh, mengatakan Sikabu View menjadi pilihan untuk beristirahat dari rutinitas kerja.
“Di sini suasananya lebih tenang. Ngopi sambil lihat pemandangan cukup membantu menyegarkan pikiran,” ujarnya.
Menurut Halim, pengunjung tidak dituntut melakukan aktivitas tertentu sehingga dapat menikmati waktu secara santai.
Ia menilai suasana tersebut sejalan dengan karakter Payakumbuh yang memiliki ritme hidup relatif tenang.
Pengunjung lain, Alvin (26), perawat yang datang saat hari libur, menyebut ruang terbuka dengan suasana alami penting untuk menjaga keseimbangan setelah bekerja dengan tekanan tinggi.
“Di sini bisa santai tanpa kebisingan,” katanya.
Alvin menambahkan, tren wisata saat ini mendorong anak muda lebih memilih tempat yang menawarkan kenyamanan dan ketenangan dibandingkan kemewahan.
Ramainya kunjungan ke Sikabu View mencerminkan potensi pengembangan wisata berbasis alam dan komunitas di Kabupaten Limapuluh Kota.
Pemanfaatan lanskap alami dinilai mampu menarik wisatawan tanpa mengubah karakter lingkungan secara signifikan.
Keberadaan destinasi seperti Sikabu View turut memperkuat citra kawasan Payakumbuh dan sekitarnya sebagai wilayah yang mendukung wisata alam santai sekaligus pertumbuhan ekonomi kreatif lokal.(CR7)
Editor : Hendra Efison