Kapolsek Luhak, Iptu Isral Riandi, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa peristiwa bermula saat rombongan Club Civid Wonder Minangkabau menggelar kegiatan family gathering di lokasi wisata.
Dalam kegiatan tersebut, dua anak ikut bermain dan mandi di kolam pemandian bersama pengunjung lainnya. Kedua korban diketahui sempat berada di kolam dengan pengawasan orang tua.
Korban masing-masing berinisial RA (8), warga Kecamatan Panyalaian, Kabupaten Tanahdatar, dan BZ (11), warga Kecamatan Padangpanjang Timur, Kota Padangpanjang. Identitas korban dipastikan oleh pihak kepolisian setelah proses evakuasi.
Menurut keterangan polisi, kedua anak awalnya mandi di kolam sebelum meminta izin kepada orang tua untuk mengambil ban pelampung. Orang tua kemudian menuju mobil yang terparkir tidak jauh dari area kolam.
Kronologi Kejadian di Kolam Pemandian
Iptu Isral Riandi menjelaskan, orang tua korban meninggalkan area kolam sekitar lima menit. Saat kembali ke lokasi pemandian, kedua anak sudah tidak terlihat di permukaan kolam.
“Orang tua korban sempat meninggalkan kolam sekitar lima menit untuk mengambil ban di mobil. Saat kembali, kedua anak sudah tidak terlihat,” ujar Iptu Isral Riandi, Minggu (8/2/2026).
Melihat kondisi tersebut, orang tua bersama pengunjung lain langsung melakukan pencarian di sekitar kolam. Kedua korban kemudian ditemukan dalam kondisi tenggelam di dasar kolam pemandian.
Setelah ditemukan, korban segera dievakuasi dari kolam dan dibawa ke RSUD Adnaan WD Payakumbuh. Upaya pertolongan medis sempat dilakukan oleh pihak rumah sakit.
Korban Dinyatakan Meninggal Dunia
Pihak RSUD Adnaan WD Payakumbuh menyatakan kedua korban meninggal dunia setelah dilakukan pemeriksaan medis. Jenazah selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga.
Baca Juga: Jelang Ramadan, Ramayana Plaza Andalas Diserbu Pengunjung Berburu Diskon
Kapolsek Luhak memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, peristiwa tersebut dinyatakan sebagai kecelakaan.
“Tidak ditemukan tanda kekerasan pada tubuh korban. Peristiwa ini murni kecelakaan,” kata Iptu Isral Riandi.
Setelah proses administrasi selesai, jenazah kedua anak diserahkan kepada keluarga masing-masing untuk dimakamkan. Pihak kepolisian menyatakan penanganan perkara telah selesai.
Peristiwa dua anak tenggelam di Lembah Batang Mangkisi ini menjadi catatan duka bagi pengunjung dan pengelola objek wisata. Polisi mengimbau agar pengawasan terhadap anak-anak di area pemandian dilakukan secara ketat.(rid)
Editor : Hendra Efison