Humas PT LIN, Yudi, menyampaikan bahwa bantuan tersebut diserahkan oleh rombongan kecil yang dipimpinnya dan diterima oleh relawan serta petugas posko.
“Pada 26 November 2025 lalu, PT LIN secara resmi menyalurkan bantuan langsung ke Posko Tanggap Darurat BPBD di Padang Tujuh,” ujar Yudi, Sabtu (29/11/2025).
Bantuan yang diberikan mencakup berbagai kebutuhan dasar bagi warga terdampak, seperti air mineral, mie instan, telur, biskuit, serta perlengkapan penting lainnya.
Yudi menegaskan bahwa aksi ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam membantu masyarakat saat menghadapi situasi darurat.
“Kami ingin berkontribusi secara langsung dalam membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak. Semoga bantuan ini bisa memberi semangat baru bagi para korban dan membantu proses pemulihan,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan PT Laras Internusa. Peran sektor swasta dinilai sangat membantu pemerintah dalam mempercepat penanganan darurat maupun pemulihan akibat bencana.
Bupati Pasbar mengajak seluruh elemen, mulai dari institusi pemerintah, sektor swasta, hingga masyarakat, untuk bersama-sama mendukung upaya penanganan dan pemulihan di wilayah terdampak.
Hujan berintensitas tinggi sejak 22 November menyebabkan banjir di Kecamatan Pasaman, Kinali, Talamau, Ranah Batahan, dan Sasak Ranah Pasisie.
Bupati Pasaman Barat pun sudah menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana melalui SK Nomor 100.3.3.2/623/BUP-PASBAR/2025 pada 25 November 2025, selama satu minggu ke depan. Total warga terdampak tercatat sebanyak 367 kepala rumah tangga atau 1.468 jiwa.
Data Kantor SAR Padang per 29 November 2025 menyebutkan; di Pasaman Barat terdapat 1 korban jiwa, 6 warga belum ditemukan, 1154 warga terdampak, dan 765 orang dievakuasi. (*)
Editor : Hendra Efison