Laporan—Two Efly, Lubuk Sikaping
Tak mudah untuk mempertahankan pertumbuhan usaha double digit setiap tahunnya. Selain dibutuhkan kerja keras dan cerdas, juga dibutuhkan strategi yang tepat agar rencana yang dituangkan dalam Rencana Bisnis Bank (RBB) dapat berjalan. Semua ini berhasil dilakukan manajemen PT BPR Khatulistiwa Bonjol. Buktinya, asset bertumbuh, kredit meningkat dan Dana Pihak Ketiga pun bertambah.
"Alhamdulillah tahun buku 2023 kita di PT BPR Khatulistiwa Bonjol masih mampu mencatatkan pertumbuhan usaha double digit. Total Asset tercatat Rp82,9 Miliar, realisasi Kredit Rp66,3 Miliar, Dana Pihak Ketiga sebanyak Rp70,3 Miliar dan Laba Bersih Usaha sebesar Rp1,2 Miliar. Semua capaian ini bertumbuh secara year on year," ujar Direktur Utama PT BPR Khatulistiwa Bonjol, Syofyardin kepada Padang Ekspres kemarin.
Menurut Syofyardin, berhasilnya manajemen mempertahankan konsistensi pertumbuhan double digit tidak terlepas dari kerja keras dan strategi yang tepat. Mulai dari maksimalisasi Asset, Kredit, Dana Pihak Ketiga dan Laba. Tidak itu saja, kualitas Aktiva Produktif (KAP) juga terlihat semakin membaik.
Asset dan Dana
Dari evaluasi akhir tahun 2023 tercatat total Asset sebanyak Rp 82,9 Miliar. Realisasi Asset ini bertumbuh 11,07 persen secara year on year. Realisasi Asset ini juga mencapai target yang di tuangkan dalam RBB.
Bertumbuhnya Asset tak terlepas dari meningkatnya realisasi Kredit dan Dana Pihak Ketiga (DPK). Hingga akhir tahun 2023 tercatat total Dana Pihak Ketiga sebanyak Rp 70,3 Miliar atau tumbuh 9,73 persen secara year on year.
Dari dua produk penghimpun dana, kedua sama sama mencatatkan pertumbuhan. Total dana Tabungan yang mampu dihimpun selama tahun 2023 sebanyak Rp 44,3 Miliar atau tumbuh 4,64 persen secara year on year. Sementara itu dana Deposito tercatat sebanyak Rp 25,9 Miliar atau tumbuh 19,65 persen secara year on year.
Kredit dan Pendapatan
Sedikit berbeda dengan Dana Pihak Ketiga, realisasi Kredit sepanjang tahun 2023 justru lebih bagus dibanding treasurry. Per 31 Desember 2023 total Kredit yang mampu disalurkan sebanyak Rp 66,3 Miliar. Realisasi Kredit ini tumbuh 7,64 persen secara year on year.
Bertumbuhnya kredit tentulah berdampak pada pendapatan. Pendapatan bunga yang mampu dibukukan selama tahun 2023 sebanyak Rp 10,2 Miliar atau tumbuh 7,64 persen dibandingkan pendapatan bunga tahun 2022. Sementara itu pendapatan lainnya sebanyak Rp 468 juta.
"Total Pendapatan Operasional yang berhasil dibukukan selama tahun 2023 sebanyak Rp 10,7 Miliar atau tumbuh 7,82 persen secara year on year," ujar Syofyardin.
NPL, BOPO dan Laba
Selain bagus secara kinerja Asset, Kualitas Aktiva Produktif (KAP) PT BPR Khatulistiwa Bonjol juga terpantau kian membaik.
Kualitas kreditnya terpantau sangat bagus. Ratio Non Perfomance Loan (NPL) tercapai 0,52 persen. Artinya, dari Rp 66,3 Miliar nilai Kredit yang disalurkan maka 99,48 persen berstatus sehat dan lancar. Begitu juga dengan pengendalian biaya. Buktinya ratio Biaya Operasional berbanding Pendapatan Operasional (BOPO) tercapai 87,07 persen.
"Asset yang bertumbuh, Kredit yang meningkat, Pendapatan operasional yang bertambah dan biaya yang terkendali inilah berdampak pada kinerja laba. Laba Bersih Usaha tercapai Rp1,2 Miliar atau tumbuh 2,58 persen secara year on year," ujar Syofyardin.
Konversi
Sesuai dengan keputusan RUPS LB tahun 2018 Seluruh stake holder sepakat dan sangat menginginkan untuk konversi dari system konvensional ke system syariah. Sebagai tindak lanjut dari keputusan RUPS LB tersebut manajemen sudah menyiapkan diri.
"Semua persyaratan sudah kita lengkapi, pelatihan dan pengenalan tentang syariah untuk mengubah mainset karyawan juga sudah dilaksanakan. Mudah-mudahan tahun 2024 ini konversi ini dapat diwujudkan," ucap Syofyardin.
Dari data Padang Ekspres tercatat PT BPR Khatulistiwa merupakan salah satu BPR/S dengan kinerja terbaik di Sumbar. BPR yang beroperasional di Kabupaten Pasaman ini selain sering menjadi role model juga sangat banyak mendapatkan apresiasi. Saat ini BPR Khatulistiwa merupakan satu-satunya BPR di Sumbar yang berhasil meraih Platinum Infobank Award sebagai apresiasi atas berkinerja sangat bagus selama 10 tahun berturut-turut. (***)
Editor : Hendra Efison