Bantuan diberikan menyusul kerusakan rumah dan terhentinya aktivitas warga akibat tingginya curah hujan yang melanda wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir.
Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Pimpinan BRI BO Lubuk Sikaping, Muhammad Sulaiman, pada dua titik terdampak, yakni Kantor Wali Nagari Sontang, Kecamatan Duo Koto, dan pemukiman warga di Nagari Talu, Kecamatan Talamau.
Penyaluran ini dilakukan untuk memastikan bantuan diterima langsung oleh warga yang membutuhkan.
Bencana yang melanda wilayah tersebut menyebabkan puluhan rumah terendam banjir, akses jalan terganggu, dan aktivitas ekonomi masyarakat terhenti.
Kondisi ini mendorong perlunya dukungan cepat untuk memenuhi kebutuhan dasar dan mendukung pemulihan awal.
Bantuan disalurkan melalui Program BRI Peduli TJSL yang mencakup paket sembako, kebutuhan pokok, serta logistik penunjang bagi masyarakat dalam kondisi darurat.
Seluruh bantuan dibawa sesuai kebutuhan lapangan yang masih terdampak banjir dan cuaca ekstrem.
“BRI akan selalu hadir di tengah masyarakat terutama dalam kondisi darurat. Kami berharap bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga serta mempercepat pemulihan,” kata Pimpinan BRI BO Lubuk Sikaping, Muhammad Sulaiman, saat menyerahkan bantuan, Minggu (30/11).
Ia menegaskan pentingnya respons cepat dalam situasi bencana, terutama untuk memastikan pasokan logistik dasar tetap terpenuhi. Menurutnya, dukungan yang tepat waktu menjadi elemen penting agar masyarakat dapat bertahan selama masa pemulihan.
Penyaluran bantuan dilakukan dengan koordinasi bersama perangkat nagari dan relawan di lokasi terdampak. BRI memastikan distribusi berjalan tertib dan tepat sasaran di dua wilayah paling terdampak tersebut.
Program ini juga menegaskan peran aktif BRI dalam mendukung masyarakat di daerah rawan bencana dan memperkuat komitmen perusahaan melalui berbagai program sosial.
BRI menyatakan akan terus memantau perkembangan kondisi pascabencana di Duo Koto dan Talamau untuk menilai kebutuhan lanjutan warga terdampak.
Bantuan darurat tersebut diharapkan dapat mengurangi beban masyarakat sekaligus mendukung stabilitas kebutuhan dasar selama masa pemulihan pascabanjir bandang.(*)
Editor : Hendra Efison